post

Daftar Juara Coppa Italia, Terbaru Bologna

PUSAT BOLA – Bologna memenangi gelar Coppa Italia musim ini usai mengalahkan AC Milan 1-0 dalam partai final di Roma. Berikut daftar juara turnamen yang pertama kali digelar pada 1922 tersebut.
Gol tunggal dari Dan Ndoye di menit ke-53 sudah cukup untuk memastikan Bologna keluar sebagai juara dalam laga yang berlangsung di Olimpico, Kamis (15/5/2025) dini hari WIB. Rossoblu menyudahi puasa gelar yang berlangsung sejak 1974.

Titel ini menambah koleksi Coppa Italia milik Bologna menjadi tiga setelah di musim 1969-70 dan 1973-74. Sepanjang sejarah, mereka baru tiga kali masuk final Coppa Italia, namun selalu menang.

Sementara bagi Milan, mereka gagal menambah trofi di musim ini usai memenangi Piala Super Italia pada awal Januari lalu. Rossoneri juga melanjutkan puasa gelar Coppa Italia yang sudah berlangsung sejak 2003.

Sejak itu, Milan sebenarnya sudah tiga kali melaju ke final dalam sedekade terakhir (2016, 2018, dan 2025), namun semuanya berujung kekalahan. Dua yang pertama di tangan Juventus dan terbaru dari Bologna.

Sejauh ini, pemilik gelar Coppa Italia terbanyak adalah Juventus yang sudah 15 kali menjadi juara. Mereka terakhir memenanginya musim lalu. AS Roma dan Inter Milan ada di urutan selanjutnya dengan sembilan gelar.

post

Pesta Juara Barcelona Tertunda Usai Kemenangan Dramatis Real Madrid atas Mallorca

PusatBola – Real Madrid menjaga asa dalam perburuan gelar LaLiga 2024/2025 setelah meraih kemenangan dramatis 2-1 atas Mallorca pada Rabu (14/5) dini hari WIB. Gol penentu kemenangan dicetak oleh Jacobo Ramón pada menit ke-95, menggagalkan peluang Barcelona untuk memastikan gelar juara lebih awal.

Bertanding di Santiago Bernabéu yang sepi penonton, Mallorca unggul lebih dulu melalui gol Martin Valjent pada menit ke-11. Real Madrid, yang dilanda krisis cedera dengan 12 pemain absen, menyamakan kedudukan lewat aksi individu Kylian Mbappé di menit ke-68. Kiper Mallorca, Leo Román, tampil gemilang dengan sejumlah penyelamatan penting. Namun, kesalahan lini belakang Mallorca dimanfaatkan oleh Jacobo Ramón, bek muda berusia 20 tahun dari tim Castilla, yang mencetak gol kemenangan di masa tambahan waktu .

Kemenangan ini membuat Real Madrid tetap tertinggal empat poin dari Barcelona, yang memiliki satu pertandingan lebih banyak. Barcelona berpeluang mengunci gelar LaLiga ke-28 mereka jika berhasil mengalahkan Espanyol dalam Derbi Katalan pada Kamis (15/5) malam WIB .

Pertandingan melawan Espanyol diprediksi berlangsung sengit, mengingat Espanyol sedang berjuang untuk keluar dari zona degradasi. Barcelona harus tampil maksimal untuk memastikan gelar juara tanpa bergantung pada hasil pertandingan Real Madrid selanjutnya.

post

AC Milan Tersungkur di Kandang, Bologna Curi Kemenangan 1-0

PUSAT SCORE – Bologna sukses menjadi juara Coppa Italia 2024/2025 usai menaklukkan AC Milan dengan skor 1-0 dalam partai final yang digelar di Stadio Olimpico, Roma, Kamis (15/5/2025) dini hari WIB.

Milan lebih mendominasi permainan sepanjang dua babak. Namun, justru Bologna yang mampu mencetak gol semata wayang lewat aksi Dan Ndoye di awal babak kedua.

Berkat hasil ini, Bologna pun berhak keluar sebagai juara Coppa Italia musim ini, sekaligus gelar Coppa Italia ketiga mereka atau yang pertama sejak 51 tahun silam.

Jalannya Pertandingan

Laga berlangsung terbuka sejak awal. Baik Milan maupun Bologna mencoba menciptakan peluang berbahaya. Namun, belum ada gol yang lahir dari kedua tim. Skor 0-0 bertahan hingga turun minum.

Kembali dari kamar ganti, Bologna sukses memecah kebuntuan di menit ke-53. Menerima bola liar di kotak penalti, Ndoye sempat memperdaya bek lawan sebelum melepas tembakan yang gagal dibendung Mike Maignan.

Sergio Conceicao bereaksi dengan memasukkan tiga pemain sekaligus. Milan pun semakin intens meneror pertahanan Bologna. Namun, gol penyeimbang tak kunjung datang.

Usaha Rafael Leao dkk. untuk mengejar ketinggalan di sisa waktu gagal membuahkan hasil. Skor 1-0 untuk kemenangan Bologna pun menjadi hasil akhir laga ini.

Susunan Pemain

Milan: Mike Maignan; Fikayo Tomori (Kyle Walker 62′), Matteo Gabbia, Strahinja Pavlovic; Alex Jimenez (Joao Felix 62′), Youssouf Fofana (Samuel Chukwueze 88′), Tijjani Reijnders, Theo Hernandez; Christian Pulisic (Tammy Abraham 87′), Rafael Leao; Luka Jovic (Santiago Gimenez 62′).

Pelatih: Sergio Conceicao.

Bologna: Lukasz Skorupski; Emil Holm (Davide Calabria 76′), Sam Beukema, Jhon Lucumi, Juan Miranda; Remo Freuler, Lewis Ferguson; Riccardo Orsolini (Nicolo Casale 69′), Giovanni Fabbian (Tommaso Pobega 69′), Dan Ndoye (Jens Odgaard 80′); Santiago Castro (Thiijs Dallinga 80′).

Pelatih: Vincenzo Italiano.

Untuk Nonton Live Streaming Bola Bisa Langsung Ke PUSAT SCORE

post

Real Madrid Menang 2-1 atas Mallorca, Langkah Makin Mantap di Puncak

PUSAT SCORE – Real Madrid menunda kepastian juara Barcelona usai mengalahkan Real Mallorca dengan skor 2-1 dalam laga jornada 36 La Liga 2024/2025 yang dihelat di Santiago Bernabeu, Kamis (15/5/2025) dini hari WIB.

Real Madrid sempat tertinggal lebih dulu akibat gol Martin Valjent di awal laga. Tuan rumah bangkit di babak kedua lewat gol Kylian Mbappe dan Jacobo Ramon.

Berkat hasil ini, Real Madrid kini mengoleksi poin 78 di peringkat kedua. Barca masih bisa memastikan juara di pekan ini jika mampu mengalahkan Espanyol, Jumat (16/5/2025) dini hari besok.

Babak Pertama

Real Madrid mencoba bermain agresif sejak awal laga. Namun, justru Mallorca yang mampu membuka keunggulan di menit ke-11. Tembakan Valjent gagal dibendung Thibaut Courtois.

Real Madrid pun semakin gencar meneror pertahanan Mallorca. Sayang, sejumlah peluang yang didapat Mbappe dkk. masih gagal dimaksimalkan menjadi gol.

Leo Roman menjadi pahlawan Mallorca dengan melakukan sejumlah penyelamatan apik. Skor 1-0 untuk keunggulan Mallorca pun bertahan hingga turun minum.

Babak Kedua

Memasuki babak kedua, Real Madrid terus mengurung pertahanan Mallorca. Hasilnya baru didapat di menit ke-68. Mbappe sukses mencetak gol penyeimbang memanfaatkan assist Luka Modric.

Real Madrid menciptakan sederet peluang matang di sisa waktu, salah satunya lewat aksi Gonzalo Garcia di menit ke-88. Sayang, finishing Garcia masih jauh dari harapan.

Ketika laga sepertinya akan berakhir imbang, Jacobo Ramon menjadi pahlawan Real Madrid lewat golnya di menit kelima masa injury time. Skor 2-1 untuk Real Madrid pun menjadi hasil akhir laga ini.

Susunan Pemain

Real Madrid: Thibaut Courtois; Fran Garcia, Jacobo Ramon, Raul Asencio (Jesus Vallejo 64′), Federico Valverde; Dani Ceballos, Luka Modric, Jude Bellingham, Arda Guler; Endrick (Gonzalo Garcia 74′), Kylian Mbappe.

Pelatih: Carlo Ancelotti.

Mallorca: Leo Roman; Copete, Antonio Raillo, Martin Valjent, Toni Lato (Johan Mojica 76′), Mateu Morey (Pablo Maffeo 76′); Sergi Darder (Marc Domenech 84′), Samu Costa, Antonio Sanchez (Omar Mascarell 59′), Vedat Muriqi; Cyle Larin (Daniel Rodriguez 59′).

Pelatih: Jagoba Arrasate.

Untuk Nonton Live Streaming Bola Bisa Langsung Ke PUSAT SCORE

post

Victor Munoz, Penyerang Muda Real Madrid yang Debut di El Clasico

PUSATSCORE , Real Madrid menelan kekalahan 3-4 dari Barcelona pada pekan 35 LaLiga Spanyol 2024/2025. El Real unggul dua gol terlebih dahulu lewat Kylian Mbappe sebelum dibalas empat gol oleh Barcelona melalui Eric Garcia, Lamine Yamal, dan brace Raphinha. Real Madrid sempat mengejar ketertinggalan usai Mbappe melengkapi torehan hattrick pada menit ke-70. Namun, Los Blancos gagal menyamakan kedudukan sampai laga berakhir.

Dalam proses mengejar ketertinggalan tersebut, Real Madrid harus menarik keluar Vinicius Jr akibat cedera engkel pada menit ke-88. Pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti, memutuskan menggantikan Vinicius Jr dengan penyerangmuda jebolan akademi La Fabrica, Victor Munoz. Padahal, Rodrygo Goes juga ada dalam daftar pemain cadangan Real Madrid, tetapi Ancelotti lebih memilih memainkan Munoz.

Pemain berusia 21 tahun akhirnya melakoni debutnya di tim utama Real Madrid dalam laga El Clasico pada 11 Mei 2025. Munoz tidak mampu berbuat banyak di pertandingan ini. Meski begitu, ia telah menapaki langkah penting dalam kariernya sebagai pesepak bola di laga perdananya itu.

Lantas, siapa sebenarnya sosok Victor Munoz? Berikut profil lengkapnya.

1. Memulai kiprahnya dari akademi La Masia bersama Xavi Simons dan Fermin Lopez

Victor Munoz merupakan putra kelahiran Barcelona pada 13 Juli 2003. Ia memulai kiprahnya sebagai pesepak bola kala bergabung dengan akademi FC Barcelona, La Masia, saat berusia 14 tahun. Munoz kala itu berada satu angkatan dengan pemain muda berbakat lainnya, seperti Xavi Simons, Alejandro Balde, dan Fermin Lopez.

Belum sempat bermain di level junior Barcelona, ia memutuskan pindah ke CF Damm pada Juli 2017. Munoz kemudian menerima tawaran bergabung dengan akademi Real Madrid, La Fabrica, pada Juli 2021. Ia mulai merintis kariernya dari tim junior Real Madrid dan tampil impresif di berbagai ajang.

2. Penyerang serbabisa yang bermain impresif bersama tim junior Real Madrid

Victor Munoz merupakan penyerang serbabisa yang dapat bermain di berbagai posisi. Ia mampu tampil sebagai penyerang sayap kanan, kiri, dan striker nomor 9. Menurut Transfermarkt, Munoz bermain sebagai penyerang sayap kanan dalam 6 pertandingan, penyerang sayap kiri 9 laga, dan striker 18 pertandingan.

Posisi terbaiknya sejauh ini yaitu striker nomor 9. Ia mencetak 9 gol dan 5 assist dalam 18 pertandingan di semua kompetisi kala ditempatkan sebagai striker. Munoz merupakan tipikal penyerang yang memiliki kecepatan, skill dribel ciamik, dan insting gol tajam.

Ia menampilkan performa impresif bersama Real Madrd Castilla kala berlaga di Primera Federacion Grupo II pada 2024/2025. Munoz mencetak 10 gol dan 7 assist dalam 31 laga. Tidak heran, ia dilirik Ancelotti untuk berlatih bersama tim utama Real Madrid.

3. Mematikan kolom komentar Instagram usai debut di El Clasico

Victor Munoz mendapat kesempatan tampil di tim utama Real Madrid dalam kekalahan 3-4 dari Barcelona pada 11 Mei 2025. Ia masuk menggantikan Vinicius Jr yang mengalami cedera engkel pada menit ke-88. Keputusan Ancelotti memasukkan Munoz menjadi pertanyaan media dan fans. Sebab, ia memilih pemain muda minim pengalaman ketimbang Rodrygo Goes yang ada di bangku cadangan.

Munoz sempat mendapat satu peluang emas kala berhadapan 1 lawan 1 dengan kiper Barcelona, Wojciech Szczesny, pada menit ke-89. Sayangnya, sepakan kaki kanannya malah melambung jauh dari gawang. Usai pertandingan, Munoz mendapat kritik pedas dari publik Real Madrid akibat kegagalannya dalam memaksimalkan peluang tersebut. Ia sampai mematikan kolom komentar Instagram pribadinya setelah mendapat hujatan dari fans Real Madrid.

Kehadiran Munoz menambah deretan jebolan akademi Real Madrid yang debut di tim utama pada 2024/2025. Sebelumnya, Ancelotti memberikan kesempatan kepada Gonzalo Torres, Diego Aguado, Fran Gonzalez, dan Raul Asencio. Hanya Asencio yang berhasil tampil konsisten di tim utama Los Blancos. Sementara itu, Munoz langsung mendapat tekanan besar dari fans Real Madrid usai gagal memaksimalkan peluang emas di laga debutnya kontra Barcelona. Mampukah ia bangkit dan membuktikan kualitas terbaiknya kepada publik sepak bola Spanyol khususnya fans Real Madrid?

post

3 Trofi Xabi Alonso sebagai Pelatih Bayer Leverkusen

PUSATSCORE , Bayer Leverkusen akan kehilangan manajer mereka, Xabi Alonso, pada akhir musim 2024/2025. Pria asal Spanyol tersebut memutuskan untuk hengkang setelah menukangi klub berjuluk Die Werkself tersebut sejak Oktober 2022. Fabrizio Romano, jurnalis ternama, mengkonfirmasi Alonso sepakat untuk menerima tawaran sebagai juru taktik Real Madrid dengan kontrak hingga 2028 mendatang.

Alonso menjalani masa-masa indah selama 3 musim sebagai pelatih Bayer Leverkusen. Berkat pencapaian gemilang di berbagai ajang, ia akan dikenang dalam sejarah klub. Berkat kehebatannya dalam meramu taktik, Bayer Leverkusen berhasil meraih tiga trofi. Apa saja trofi yang diraih Alonso selama mengarsiteki Die Werkself?

1. Xabi Alonso membawa Bayer Leverkusen juara Bundesliga 2023/2024 tanpa kekalahan

Xabi Alonso mencatatkan pencapaian apik dengan membawa Bayer Leverkusen menjuarai Bundesliga Jerman untuk pertama kalinya dalam sejarah klub. Di bawah asuhan sosok kelahiran 25 November 1981 tersebut, Die Werkself mengangkat trofi Bundesliga 2023/2024 dan memutus dominasi Bayern Munich yang telah berlangsung selama 11 musim. Tak hanya itu, mereka juga menjadi klub pertama dalam sejarah Bundesliga yang tak terkalahkan sepanjang musim.

Dengan komposisi skuad yang diisi Granit Xhaka dan Florian Wirtz, Bayer Leverkusen mengakhiri perjuangan di Bundesliga 2023/2024 dengan mengoleksi 90 poin. Mereka mencatatkan 28 kemenangan dan 6 keimbangan tanpa sekali pun menelan kekalahan. Die Werkself bejarak 17 poin dari VfB Stuttgart yang finis sebagai runner-up

Sepanjang kompetisi tersebut, Bayer Leverkusen menunjukkan dominasi dengan menorehkan sejumlah kemenangan telak. Mereka bahkan mencatatkan kemenangan dengan minimal margin tiga gol sebanyak 13 kali. Werder Bremen dan VfL Bochum menjadi korban keganasan Bayer Leverkusen dengan kalah telak 0-5.

2. Xabi Alonso mempersembahkan trofi DFB-Pokal 2023/2024

Gelar juara Bundesliga bukanlah satu-satunya gelar juara yang dimenangi Bayer Leverkusen pada 2023/2024. Pada musim tersebut, Xabi Alonso juga berhasil mempersembahkan trofi DFB-Pokal. Itu merupakan trofi kedua setelah yang pertama diraih pada 1992/1993.

Die Werkself melaju kencang di DFB-Pokal 2023/2024. Mereka memulai perjalanan di ajang tersebut dengan kemenangan telak 8-0 atas Teutonia 05 pada putaran pertama. Kemudian, mereka berhasil merebut satu tiket di final setelah menyingkirkan SV Sandhausen, SC Paderborn, VfB Stuttgart, dan Fortuna Duesseldorf.

1. FC Kaiserslautern menjadi lawan Bayer Leverkusen di partai puncak. Lewat pertarungan sengit, Die Werkself akhirnya merebut trofi juara setelah menang tipis 1-0 pada laga penentuan. Satu-satunya gol dalam duel yang berlangsung di Olympiastadion Berlin tersebut dicetak Granit Xhaka pada menit 17.

3. Piala Super Jerman 2024/2025 menjadi gelar juara terakhir yang diraih Xabi Alonso bersama

Status sebagai juara Bundesliga 2023/2024 membuat Bayer Leverkusen tampil di laga penentuan untuk memperebutkan gelar juara DFL-Supercup atau Piala Super Jerman pada 2024/2025. Itu sekaligus menjadi penampilan pertama bagi mereka di ajang tersebut. Hasilnya, Die Werkself berhasil merengkuh gelar juara setelah menumbangkan VfB Stuttgart.

Perjuangan Bayer Leverkusen untuk meraih kesuksesan dalam laga tersebut tak dilalui dengan mudah. Kedua tim menyajikan pertandingan sengit dengan hasil skor 2-2 hingga babak normal berakhir. Menariknya, Bayer Leverkusen hanya bermain dengan sepuluh pemain sejak menit 37 karena Martin Terrier diganjar kartu merah.

Pasukan Xabi Alonso akhirnya keluar sebagai juara setelah melakoni adu penalti. Empat penendang Bayer Leverkusen berhasil melakukan tugasnya masing-masing. Di sisi lain, 3 dari 5 eksekutor VfB Stuttgart gagal membobol gawang Die Werkself.

Dengan 3 trofi yang diraih selama dilatih Xabi Alonso, kini Bayer Leverkusen mengoleksi 6 trofi dalam kabinet mereka. Sebelumnya, mereka juga pernah memenangi 1 trofi DFB-Pokal (1992/1993), 1 trofi UEFA Cup (1987/1988), dan 1 trofi Bundesliga 2 (1978/1979).

post

“Juara Coppa Italia Saja Tak Cukup, Milan”

PUSAT BOLA – AC Milan berpeluang menutup musim dengan gelar Coppa Italia. Tapi itu tak disebut tak cukup untuk menebus penampilan angin-anginan di Serie A.
AC Milan berpeluang memenangi Coppa Italia musim ini. Rossoneri akan menghadapi Bologna pada final di Olimpico, Roma, pada Kamis (15/5/2025) dini hari WIB.

Itu bisa menjadi titel kedua Milan musim ini. Sebelumnya tim polesan Sergio Conceicao itu sudah memenangi Piala Super Italia di bulan Januari.

Namun gelandang legendaris Milan Demetrio Albertini menilai sukses di Coppa Italia tak akan cukup untuk menutupi hasil tak memuaskan di Liga Italia. Saat ini Diavolo Rossi ada di peringkat delapan dengan 60 poin.

Meski cuma berjarak empat poin dari zona Liga Champions, namun kelolosan sudah terlanjur tidak realistis. Milan harus berharap empat tim terpeleset untuk bisa finis di posisi empat.

“Bagi saya, tidak,” jawab Albertini ketika ditanya, apakah gelar Coppa Italia cukup untuk menyelamatkan musim.

“Saya berharap Milan bisa mengangkat trofinya dan merayakan, karena untuk menjadi juara itu selalu sulit.”

“Meski demikian, saya yakin Milan, dalam sejarah mereka, tidak boleh terlalu jauh dari target-target mereka dan tidak memikirkan para suporter yang datang ke stadion sebagai tujuan harian. Itu tak bisa diterima,” ujarnya dikutip Football Italia.

post

“Kroos: Real Madrid Gagal Bukan karena Mbappe”

PUSAT BOLA – Real Madrid tidak mampu mempertahankan gelar Liga Champions musim ini. Toni Kroos menegaskan hal ini bukan salah Kylian Mbappe.
Madrid menjalani musim yang sulit meski sudah mendatangkan Kylian Mbappe. Los Blancos malah terancam tanpa gelar untuk menutup musim 2024/2025.

Raksasa asal Spanyol itu padahal mampu menyabet gelar LaLiga dan Liga Champions pada musim lalu. Sebuah bukti bahwa kemunduran pesat terjadi di Madrid.

Kroos, yang merupakan mantan pemain Madrid, tak mau menyahkan Mbappe. Terlebih, PSG justru mampu ke final Liga Champions musim ini meski tak diperkuat Mbappe lagi.

“Bukan salah Mbappe jika Madrid tidak memenangkan Liga Champions,” kata Kroos dalam podcast di Einfach mal Luppen, yang dikutip dari AS.

Koos menilai bahwa Mbappe terus meningkat bersama Madrid. Pemain berusia 26 tahun itu bahkan bisa membuat hat-trick meski Madrid kalah 3-4 dari Barcelona akhir pekan lalu.

“Awalnya sulit baginya. Ada banyak kritik, tetapi dia dalam performa yang luar biasa akhir-akhir ini. Kemarin dia membuktikannya lagi: dia selalu berbahaya, selalu menawarkan opsi,” Kroos menegaskan.

post

Belum Menyerah, Al-Hilal Bakal Goda Kembali Bruno Fernandes

PusatBola – Klub raksasa Arab Saudi, Al-Hilal, dikabarkan belum menyerah dalam upaya mereka mendatangkan kapten Manchester United, Bruno Fernandes. Meskipun sebelumnya tawaran mereka ditolak, Al-Hilal siap mengajukan proposal baru demi merekrut playmaker asal Portugal tersebut.

Menurut laporan terbaru, Al-Hilal masih menjadikan Fernandes sebagai target utama mereka pada jendela transfer mendatang. Klub asal Riyadh itu percaya bahwa dengan memperbaiki tawaran finansial dan paket kontrak, mereka dapat menggoda Fernandes untuk meninggalkan Old Trafford.

Bruno Fernandes sendiri masih menjadi pemain kunci di skuat asuhan Erik ten Hag. Namun, dengan perkembangan pesat liga Arab Saudi dan tawaran menggiurkan dari Al-Hilal, tidak menutup kemungkinan pemain berusia 30 tahun itu akan mempertimbangkan opsi tersebut.

Al-Hilal sebelumnya telah sukses mendatangkan beberapa pemain bintang Eropa, termasuk Neymar Jr. dan Ruben Neves. Keberhasilan itu membuat mereka semakin optimis dalam mengejar tanda tangan Fernandes.

Meski demikian, pihak Manchester United diperkirakan tidak akan melepas Fernandes dengan mudah, mengingat peran vitalnya di lini tengah Setan Merah. Selain itu, Fernandes sendiri masih memiliki kontrak jangka panjang dengan klub yang bermarkas di Old Trafford tersebut.

Apakah tawaran baru dari Al-Hilal mampu mengubah pendirian Fernandes? Hanya waktu yang akan menjawab. Namun, ambisi klub Arab Saudi itu jelas menunjukkan bahwa mereka serius dalam membangun skuat bertabur bintang.

post

Berlabuh di Timnas Brasil, Carlo Ancelotti Tinggalkan Warisan Emas di Real Madrid

PUSAT SCORE – Carlo Ancelotti, pelatih sepak bola kenamaan asal Italia, akan meninggalkan Real Madrid setelah musim ini berakhir untuk mengemban tugas baru sebagai pelatih tim nasional Brasil.

Pengumuman mengejutkan ini mengakhiri perjalanan Ancelotti yang penuh prestasi di klub raksasa Spanyol tersebut. Keputusan ini diambil setelah performa Real Madrid yang kurang meyakinkan di musim 2024/2025, dan Ancelotti akan memulai tugas barunya pada 26 Mei 2025.

Ancelotti, yang akrab disapa ‘Carletto’ di Italia dan ‘Don Carlo’ di Spanyol, meninggalkan Real Madrid dengan segudang prestasi. Selama dua periode kepemimpinannya, ia berhasil mempersembahkan 15 trofi bergengsi untuk Los Blancos.

Prestasi tersebut termasuk tiga gelar Liga Champions, yang mengukuhkan namanya sebagai salah satu pelatih tersukses dalam sejarah kompetisi tersebut. Kontribusi Ancelotti bagi Real Madrid tak terbantahkan, membawa klub meraih berbagai gelar liga dan piala domestik.

Kepindahan Ancelotti ke tim nasional Brasil menandai babak baru dalam karier kepelatihannya. Ia akan menjadi pelatih asing pertama Brasil dan bertanggung jawab memimpin Selecao dalam kualifikasi Piala Dunia 2026.

Tantangan ini tentu saja berbeda dengan pengalamannya di level klub, namun reputasi dan pengalaman Ancelotti yang mumpuni diyakini akan membantunya menghadapi tantangan tersebut. Publik sepak bola dunia pun menantikan aksi Ancelotti bersama tim Samba.

Jejak Ancelotti di Real Madrid: Warisan yang Tak Terlupakan

Selama dua periode melatih Real Madrid, Ancelotti telah menorehkan tinta emas dalam sejarah klub. Pada periode pertamanya (2013-2015), ia berhasil meraih empat trofi. Kemudian, setelah kembali pada tahun 2021, ia berhasil menambah 11 trofi lagi sebelum akhirnya memutuskan untuk hengkang. Total, Ancelotti telah mempersembahkan 15 trofi untuk Real Madrid, termasuk tiga gelar Liga Champions yang sangat prestisius.

Salah satu momen paling berkesan adalah saat ia memimpin Real Madrid meraih La Decima (gelar Liga Champions ke-10) di Lisbon, mengalahkan rival sekota Atletico Madrid. Ia juga sukses mempersembahkan gelar Liga Champions ke-14 dan ke-15 setelah mengalahkan Liverpool dan Borussia Dortmund. Selain itu, Ancelotti juga berhasil membawa Real Madrid menjadi juara Liga Spanyol pada musim 2021-2022 dan 2023-2024.

Meskipun peluang Real Madrid untuk memenangkan Liga Spanyol musim 2024-2025 sangat kecil, Ancelotti tetap akan dikenang sebagai legenda di Santiago Bernabéu. Kontribusi dan dedikasinya terhadap klub telah memberikan dampak yang signifikan, dan namanya akan selalu terukir dalam sejarah Real Madrid.

Masa Depan di Timnas Brasil: Tantangan Baru, Harapan Baru

Pengangkatan Ancelotti sebagai pelatih tim nasional Brasil disambut dengan antusiasme yang tinggi. Ia akan menjadi pelatih asing pertama Brasil, dan tugas pertamanya adalah memimpin Selecao dalam kualifikasi Piala Dunia FIFA 2026. Tantangan ini akan menguji kemampuan Ancelotti dalam menghadapi dinamika tim nasional yang berbeda dengan klub.

Ancelotti dikenal dengan gaya kepelatihannya yang tenang dan berpengalaman. Ia mampu membangun tim yang solid dan berprestasi tinggi, dan diharapkan dapat membawa perubahan positif bagi tim nasional Brasil. Dengan pengalamannya yang luar biasa, Ancelotti diharapkan dapat membawa Brasil kembali ke puncak kejayaan di kancah sepak bola internasional.

Meskipun meninggalkan Real Madrid, Ancelotti meninggalkan warisan yang tak terlupakan. Ia akan selalu dikenang sebagai salah satu pelatih tersukses dalam sejarah klub, dan kiprahnya di tim nasional Brasil tentu akan dinantikan oleh para penggemar sepak bola di seluruh dunia.

Berikut daftar gelar Carlo Ancelotti di Real Madrid:

  • Liga Champions: 3
  • Liga Spanyol: 2
  • Copa del Rey: 2
  • Piala Super Spanyol: 2
  • Piala Super Eropa: 1
  • Piala Dunia Klub: 2
  • Piala Interkontinental: 1

Untuk Nonton Live Streaming Bola Bisa Langsung Ke PUSAT SCORE