PUSATSCORE – Presiden Prabowo Subianto merasa berat hati karena Timnas Indonesia tidak lolos Piala Dunia 2026. Pada rapat terbatas di Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Selasa (14/10/2025), Prabowo meminta ada evaluasi menyeluruh di Timnas Indonesia.
“Bapak Presiden tentu secara pribadi juga merasa berat hati menerima kenyataan bahwa kita belum berhasil lolos, tetapi sebagai Kepala Negara, Kepala Pemerintahan beliau menyampaikan untuk mari kita berusaha kembali. Ada dua event besar yang kita hadapi, Piala Asia di 2027 dan Olimpiade 2028,” ujar Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi.
1. Erick Thohir minta maaf kepada Prabowo
Dalam rapat terbatas itu, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir meminta maaf kepada Presiden Prabowo karena Timnas tidak lolos Piala Dunia 2026.
“Hari ini, sekembalinya Bapak Presiden lawatan ke luar negeri, beliau langsung mengadakan rapat dengan beberapa menteri, di antaranya Menteri Pemuda dan Olahraga, melaporkan kepada Bapak Presiden sekaligus memohon maaf bahwa Timnas kita belum berhasil untuk lolos ke Piala Dunia 2026,” kata dia.
2. Prabowo minta evaluasi menyeluruh Timnas Indonesia
Pras memyebut, Prabowo kemudian meminta evaluasi secara menyeluruh terhadap Timnas Indonesia. Namun, Prabowo tidak spesifik meminta agar pelatih Timnas, Patrick Kluivert untuk dievaluasi.
“Memang Bapak Presiden menyampaikan ya kita harus membuat evaluasi menyeluruh. Bahkan tadi sampai kepada diskusi tidak hanya masalah sepak bola. Jadi Bapak Presiden ingin kita mempunyai suatu akademi atau suatu tempat penggemblengan khusus untuk beberapa cabang-cabang olahraga yang memang kita harapkan itu bisa masuk ke Olimpiade dan harapannya tentu mendapatkan medali,” ucap dia.
3. Timnas gagal gegara kalah dari Irak
Timnas Indonesia dipastikan gagal masuk Piala Dunia 2026, setelah kalah 0-1 melawan Irak dalam laga babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026, Minggu (12/10/2025) dini hari WIB.
Pelatih Patrick Kluivert, juga sudah buka suara terkait kegagalannya mengantarkan Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026. Dia mengaku kecewa, tetapi tak ada permohonan maaf.
Dalam unggahan di akun Instagram pribadinya, Kluivert mengaku sangat kecewa Timnas gagal ke Piala Dunia 2026. Namun, dari kekalahan ini, ada pelajaran yang bisa diambil Timnas Indonesia.
“Saya merasakan rasa sakit dan kekecewaan yang sama seperti yang Anda rasakan. Kekalahan melawan Arab Saudi dan Irak adalah pelajaran pahit, tetapi juga pengingat tentang seberapa tingginya impian bersama kita,” ujar Kluivert.
Praia, Cape Verde — Cape Verde telah berhasil memastikan satu tempat di Piala Dunia 2026, sebuah tonggak sejarah mengingat negara kecil ini menjadi salah satu yang terkecil dari segi jumlah penduduk yang pernah tampil di putaran final turnamen ini.
Dalam pertandingan penentu melawan Eswatini, Cape Verde menang 3-0 berkat gol dari Dailon Livramento, Willy Semedo, dan Stopira. Kemenangan ini mengamankan posisi mereka di klasemen grup, sehingga mengunci tiket Piala Dunia secara otomatis, tanpa harus melewati babak play-off.
Keistimewaan & Tantangan
Mereka menjadi negara kedua dengan populasi paling kecil yang lolos ke Piala Dunia, setelah Islandia pada 2018.
Meski sempat ada kontroversi terkait keputusan wasit dalam salah satu laga sebelumnya (gol yang dianggap offside oleh wasit), Cape Verde tetap konsisten dan berhasil melewati semua tahap.
Tantangan berikutnya adalah mempersiapkan diri menghadapi lawan-lawan kelas dunia di babak grup Piala Dunia, dengan anggaran dan fasilitas yang mungkin terbatas dibandingkan pesaing dari negara besar. Namun prestasi ini tentu mendongkrak semangat dan daya percaya publik sepak bola di Cape Verde.
Paris, Prancis — Tim nasional Prancis harus puas berbagi angka setelah bermain imbang 2-2 melawan Islandia dalam pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026. Laga yang berlangsung penuh dinamika ini menjadi perhatian karena Prancis sempat unggul, tapi membiarkan Islandia menagih lewat gol penyeimbang di menit-menit akhir.
Prancis dibuka oleh gol Jean-Philippe Mateta, setelah sebelumnya Christopher Nkunku menyamakan skor untuk tim tamu. Namun Islandia tidak menyerah; Kristian Hlynsson mencetak gol penyeimbang yang mengubah momentum menjelang bubaran pertandingan.
Dampak dan Prospek
Dengan hasil ini, Prancis tetap memimpin klasemen grup, tapi unggul tipis dari Ukraina yang menguntit.
Situasi menjadi lebih sulit karena beberapa pemain kunci absen akibat cedera, termasuk Kylian Mbappé dan Ousmane Dembélé.
Ke depan, pertandingan melawan Ukraina akan sangat menentukan: kemenangan bisa mengokohkan Prancis sebagai juara grup, tapi kekalahan akan membuka peluang bagi pesaing.
PUSATSCORE– Skuad Timnas Indonesia telah pulang dari Arab Saudi. Para pemain yang merumput di Super League tiba di Jakarta pada Senin (13/10/2025) siang WIB.
Manajer Timnas Indonesia, Sumardji, mengungkap kalau kondisi mental tim masih terguncang. Para pemain, staf pelatih, dan ofisial, disebut masih terpukul usai gagal total di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026.
1. Kelabu di ruang ganti
Suasana di ruang ganti Timnas kelabu selepas melawan Irak, Minggu (12/10/2025) dini hari WIB. Tak heran, mengingat mimpi mereka untuk mentas di Piala Dunia buyar meski sudah di depan mata.
“Semuanya menangis. Jadi, sampai sekarang pun mental kami juga masih down,” kata Sumardji di Bandara Soekarno-Hatta, Senin (13/10/2025).
2. Respons Sumardji soal konflik di ruang ganti
Sumardji juga angkat suara soal rumor konflik di ruang ganti Timnas yang sempat menghebohkan media sosial. Sumardji membantah ada konflik, tetapi suasana panas memang selalu terjadi bila tim kalah.
“Kalau berbicara soal ruang ganti sebenarnya begini ya, setiap kita mengalami kekalahan, itu pasti ada situasi yang sulit. Ya, sekali lagi, setiap kita mengalami kekalahan, itu pasti ada situasi yang sulit,” ucap Sumardji.
3. FIFA Matchday periode November masih tanda tanya
Timnas sebenarnya masih punya harapan lolos andai finis sebagai runner-up. Ada skenario lain yang dapat ditempuh, yakni menjalani play-off antarkonfederasi.
Malabo, 13 Oktober 2025 — Kejadian tak terduga mengguncang tim nasional Equatorial Guinea. Federasi Sepak Bola negara tersebut mencopot jabatan pelatih Juan Micha serta beberapa pemain kunci, menyusul kegagalan tim untuk tampil dalam laga kualifikasi Piala Dunia melawan Malawi.
Latar Belakang & Kronologi
Kesepakatan sebelum pertandingan sudah tercapai — namun tim Equatorial Guinea tidak datang ke stadion pertandingan. Menurut laporan, hentinya kehadiran ini disebabkan oleh ketidakpuasan para pemain terhadap kondisi tim dan tunggakan pembayaran tunjangan dari federasi sepak bola negara itu.
Imbasnya, dewan federasi langsung mengambil langkah drastis: pelatih Juan Micha dan sejumlah pemain yang ikut aksi mogok diberhentikan dari tugas.
Sebagai solusi cepat, federasi menunjuk Casto Nopo sebagai pelatih sementara, dan menyusun skuad baru untuk laga terakhir Grup H melawan Liberia.
Namun keputusan ini datang dengan konsekuensi: karena absen tanpa alasan resmi, Equatorial Guinea rentan menerima sanksi dari FIFA, yang dapat berupa skors atau pengurangan poin dalam kompetisi lanjutan.
Dampak & Analisis
Kredibilitas federasi menjadi sorotan keras dari publik dan media. Krisis keuangan dan manajemen dianggap penyebab utama keretakan hubungan antara pemain dan pihak pengurus.
Motivasi dan moral tim hancur ketika konflik internal mencapai titik publik. Rekonstruksi mental dan persatuan tim akan menjadi pekerjaan rumah besar bagi pelatih baru dan manajemen.
Regulasi FIFA akan diujung pisaunya. Jika FIFA memberikan sanksi, konsekuensinya bisa mencakup larangan tampil di kejuaraan, pengurangan poin, atau denda berat.
Pemilihan pemain baru dalam waktu cepat menimbulkan tantangan besar: kesiapan fisik, chemistry tim, serta pemilihan skema taktik harus segera disesuaikan agar kompetitif.
Kejadian ini menjadi pengingat betapa pentingnya tata kelola, transparansi keuangan, serta komunikasi baik dalam sebuah federasi sepak bola internasional.
Jakarta, Oktober 2025 — Dalam laga persahabatan yang digelar di Gelora Bung Karno Madya, tim U-23 Indonesia harus mengakui keunggulan tim U-23 India dengan skor 1-2. Kemenangan ini menjadi berita menyangkut persiapan tim muda Indonesia.
Detail Pertandingan
India langsung tampil agresif dan membuka keunggulan melalui dua gol cepat dari Suhail Ahmad Bhat pada menit ke-5 dan ke-26. Indonesia sempat memperkecil kedudukan lewat gol Dony Tri Pamungkas menjelang akhir babak pertama (menit ke-41). Pada babak kedua, Indonesia berusaha bangkit dan menyerang, tetapi India bertahan dengan solid dan tidak membiarkan kebobolan lebih banyak.
Analisis & Catatan Penting
Gol cepat India menunjukkan kesiapan dan agresivitas yang tinggi, sekaligus menguji kesiapan pertahanan Indonesia sejak awal.
Indonesia kesulitan membangun ritme di menit-menit awal pertandingan karena tekanan lawan dan efektivitas serangan India.
Pergantian pemain oleh pelatih Indonesia di babak kedua memberi sinyal perubahan strategi untuk mengejar ketertinggalan, namun implementasinya belum optimal.
Signifikansi & Harapan
Laga ini penting sebagai tolok ukur kemajuan tim U-23 Indonesia menghadapi kompetisi regional dan persiapan ke kejuaraan AFC/ASEAN U-23 di masa depan. Kekalahan ini menyisakan pelajaran tentang pentingnya kesiapan mental, intensitas sejak menit awal, dan pemanfaatan peluang di lini depan. Tim pelatih Indonesia pada kesempatan berikutnya bisa fokus memperkuat duel fisik, transisi menyerang, dan keselarasan antar lini agar lebih tajam dalam menghadapi lawan bertipe agresif.
PUSATSCORE , Sepak bola modern mungkin tampak digerakkan statistik, tetapi di balik tiap transfer besar, selalu ada mata tajam seorang pemandu bakat yang bekerja dalam diam. Mereka harus menempuh perjalanan jauh, duduk di tribun dengan catatan di tangan, dan menonton ratusan laga yang nyaris tak disorot kamera. Dari catatan itulah nasib seorang pemain muda bisa berubah, dan klub menemukan masa depannya.
Namun, proses menemukan talenta terbaik bukanlah perkara mudah. Scout tidak hanya menilai kemampuan teknis, tetapi juga kepribadian, konsistensi, dan kesiapan mental pemain muda. Dalam era modern ketika angka dan algoritma makin dominan, mereka tetap berperan sebagai penghubung antara data dan intuisi.
1. Insting menjadi bagian penting dari seni dalam proses scouting sepak bola
Proses scouting dimulai jauh sebelum seorang pemain dikenal publik. Para scout bekerja dalam kesunyian, mengunjungi stadion kecil, atau berdiri di pinggir lapangan nonliga untuk mencari talenta tersembunyi. Seperti diceritakanTop Bins, seorang scout bisa menonton ratusan pertandingan dalam semusim, menghabiskan malam di jalan raya, dan mencatat tiap gerak pemain yang menarik perhatiannya.
Pada era awal kepelatihan David Moyes di Everton, satu target bisa menghasilkan hingga 50 laporan berbeda sebelum disetujui untuk direkrut. Moyes sendiri memiliki sistem bernama MOT Checklist berisi 12 kriteria untuk tiap posisi dengan ribuan laporan tersimpan sebagai basis keputusan akhir. MOT sendiri merupakan singkatan Ministry of Transportation, sebuah sistem evaluasi scouting yang terinspirasi dari tes kelayakan kendaraan di Inggris.
Matt Hodges, scout Queens Park Rangers (QPR) yang pernah bekerja di West Ham United, menggambarkan profesi ini sebagai pekerjaan yang lebih sering berkawan dengan dingin dan hujan ketimbang gemerlap dan kemewahan. Ia menekankan pentingnya ketekunan dan komunikasi. Kadang, informasi berharga datang bukan dari statistik, melainkan dari percakapan singkat dengan pelatih sekolah atau orangtua pemain. Seorang scout sejati tidak hanya menilai kemampuan di lapangan, tetapi juga disiplin dan respons pemain terhadap kegagalan.
Cerita Kevin Doyle saat direkrut Reading menggambarkan bagaimana jaringan dan intuisi menjadi alat utama. Brian McDermott, yang saat itu bekerja untuk Reading, mendengar rekomendasi informal dari seorang kolega di Cardiff, Wales. Ia kemudian menonton penampilan Doyle muda dengan melibatkan direktur sepak bola dan manajer, hingga akhirnya Reading memboyongnya. Hasilnya, Doyle menjadi salah satu pemain paling berpengaruh bagi klub selama berlaga di English Premier League (EPL).
2. Scout sering kesulitan menilai talenta muda karena perkembangan mereka yang tak stabil
Menilai potensi pemain muda adalah pekerjaan paling sulit dalam scouting. Riset Tom Bergkamp dan rekan-rekannya dari University of Groningen (2022) terhadap 125 scout di Belanda menunjukkan sebagian besar menilai potensi pemain secara intuitif, meski banyak yang mulai menggunakan metode terstruktur. Rata-rata, mereka merasa baru bisa memprediksi potensi profesional pemain pada usia sekitar 13–15 tahun, ketika indikator performa mulai stabil.
Atribut yang paling sering dinilai mencakup aspek teknis, seperti first touch, dribbling, dan passing, diikuti aspek kognitif-taktis seperti pengambilan posisi dan keputusan cepat. Namun, para scout juga menilai dimensi nonteknis seperti mentalitas, determinasi, dan kematangan emosional. Faktor kepribadian sering kali menjadi pembeda antara pemain yang sukses dan mereka yang mandek, terutama ketika menghadapi tekanan pada usia muda.
Masalah utama dalam scouting usia dini yaitu validitas prediksi. Perkembangan pemain muda kerap kali bersifat inkonsisten dan nonlinear. Scout bisa mengamati anak berusia 12 tahun yang tampak luar biasa, tetapi 5 tahun kemudian ia tak berkembang sesuai harapan.
Oleh sebab itu, proses observasi harus dilakukan berulang kali dan dalam berbagai konteks pertandingan. Dalam kasus ini, penilaian berbasis struktur menggunakan daftar kriteria eksplisit terbukti lebih akurat daripada sekadar mengandalkan insting. Meski begitu, intuisi tetap menjadi filter terakhir dalam tiap keputusan.
3. Meski data makin dominan, algoritma belum mampu menandingi naluri scout manusia
Transformasi teknologi telah mengubah wajah scouting pada abad ke-21. Kini, hampir semua klub profesional menggunakan basis data seperti WyScout, ProZone, dan Scout7 untuk mengumpulkan video dan statistik dari seluruh dunia. Alat-alat ini membantu scout menghemat waktu dan mempersempit daftar target berdasarkan performa objektif, seperti jumlah umpan progresif atau tingkat penyelesaian peluang.
Namun, dilansir The Athletic, kisah Dave Worthington, scout senior yang pernah bekerja untuk Bolton Wanderers dan Chelsea, menunjukkan intuisi tetap tak tergantikan. Worthington menemukan Karim Benzema dan Rodrigo Hernandez Cascante melalui perjalanan panjang di Prancis dan Spanyol, hanya bermodal buku catatan dan observasi langsung. Dalam catatan tangannya, Rodri muda dideskripsikan sebagai pemain yang selalu ada di tiap sisi, tak pernah membuang bola, dan membantu semua rekan satu tim, sebuah deskripsi yang tak mungkin diukur hanya lewat angka.
Meski demikian, era baru scouting kini juga dipengaruhi kecerdasan buatan (AI). Sistem seperti ScoutBot, yang dikembangkan perusahaan Blend bersama Databricks, mampu menyeleksi pemain dengan kriteria kompleks seperti winger dengan progressive carries di atas 25 persen dengan nilai pasar di bawah 5 juta euro (Rp96 miliar). Teknologi ini memproses data secara real time, membantu scout menemukan pemain sesuai profil klub tanpa harus menonton ratusan pertandingan manual.
Meski efisien, AI tak bisa menggantikan naluri manusia. Mengutip Great Learning, perangkat digital hanya berfungsi sebagai co-pilot untuk menganalisis data fisik, mental, dan teknis, tetapi keputusan akhir tetap berada di tangan scout. Data dapat menilai efektivitas umpan, tetapi tidak mampu mengukur dorongan batin seorang pemain untuk berlari 10 meter lebih jauh demi timnya.
4. Para scout tidak hanya bekerja untuk uang, tetapi juga kecintaan terhadap sepak bola
Di balik layar sepak bola profesional, ada ratusan scout yang bekerja bukan demi ketenaran, melainkan karena cinta terhadap permainan. Brian McDermott, yang juga merupakan mantan Kepala Pemandu Bakat Arsenal, mengatakan pekerjaan ini dilakukan bukan hanya demi uang, melainkan juga demi cinta. Ia pernah menghabiskan akhir pekan di tribun dingin hanya untuk menilai satu pemain, lalu menuliskan catatan sederhana di ponselnya tentang postur, reaksi, dan mentalitas sang pemain.
Erling Haaland menjadi salah satu contoh penemuannya yang paling menarik. Saat masih bertugas di Arsenal, McDermott menyaksikan Haaland bermain untuk Norwegia U-19. Dalam catatan singkatnya tertulis: “berbadan besar, punya naluri gol, dan potensi luar biasa.” Catatan sederhana itu kini menjadi bagian dari kisah lahirnya salah satu penyerang terbaik dunia ini.
Scouting juga sering kali bergantung kepada keberuntungan dan jaringan. McDermott mengaku banyak rekrutan sukses bermula dari percakapan santai dengan kolega, bukan dari laporan data. Dalam banyak kasus, scout harus menilai kesiapan mental pemain, apakah ia siap meninggalkan negara asal, beradaptasi dengan budaya baru, atau bertahan menghadapi tekanan profesional. Semua itu tak dapat diukur teknologi atau algoritma apa pun.
Pada akhirnya, scouting adalah perpaduan antara kerja keras, sains, dan seni membaca manusia. Banyak scout yang berjuang tanpa jaminan pengakuan, tetapi dari tangan merekalah klub-klub menemukan bakat yang akan menulis sejarah. Seperti yang dipaparkan The Athletic, keberhasilan scouting tidak hanya soal siapa yang berhasil ditemukan, tetapi juga dari kemampuan mengenali potensi yang belum dilihat orang lain.
Scouting telah menjadi jantung dari pembangunan sepak bola modern. Di tengah lautan data dan algoritma, ada satu hal belum berubah, yakni lahirnya pemain besar selalu dimulai dari seseorang yang duduk di tribun dan mencatat hal-hal kecil yang belum dilihat siapa pun.
October 2025 — Bintang sepak bola dunia, Lionel Messi, kembali mencuri perhatian dalam kompetisi Major League Soccer (MLS). Dalam pertandingan Inter Miami melawan Atlanta United, Messi mencetak dua gol dan membantu timnya meraih kemenangan 4–0, sekaligus mencetak prestasi baru dalam kariernya.
Gol ganda ini mencatatkan Messi sebagai pemain pertama dalam sejarah MLS yang berhasil mencetak setidaknya dua gol dalam satu pertandingan sebanyak sembilan kali dalam satu musim.
Walau sedang berada di masa jeda internasional (ia sempat absen dari laga timnas Argentina), Messi tetap mampu menunjukkan performa luar biasa di level klub. Musim ini hingga saat ini, dia telah mencetak 26 gol dan memberikan 18 assist dalam 27 laga.
Kontribusi Messi sangat krusial bagi Inter Miami, yang kini memastikan tempat di babak playoff MLS. Pelatih Javier Mascherano memuji pengaruh dan profesionalisme Messi, meskipun ia harus melewati periode jeda tim nasional dan tantangan kebugaran.
Jeddah, 11 Oktober 2025 — Harapan timnas Indonesia untuk melaju ke Piala Dunia 2026 kandas setelah menderita kekalahan tipis 0–1 dari Irak dalam pertandingan Kualifikasi Asia putaran keempat di Jeddah.
Iraq berhasil mencetak gol lewat Zidane Iqbal pada menit ke-76, membalikkan kondisi dan memastikan kemenangan yang sekaligus memupus peluang Indonesia melanjutkan perjuangan.
Pelatih Indonesia, Patrick Kluivert, menyampaikan bahwa kekalahan ini sangat menyakitkan bagi tim dan suporter. Ia tetap memuji semangat juang para pemain yang bermain impresif meskipun gagal mendapatkan hasil positif.
Pasca pertandingan, atmosfer memanas — terdapat beberapa insiden kontroversial, termasuk reaksi keras dari anggota tim Indonesia terhadap keputusan wasit. Tiga kartu merah dikeluarkan setelah insiden saling dorong dan protes terhadap wasit Ma Ning.
Kegagalan ini menjadi pukulan berat bagi sepak bola Indonesia, mengingat perjalanan mereka hingga ke putaran keempat adalah pencapaian terbaik dalam sejarah kualifikasi Piala Dunia.
Jeddah / Jakarta, 11 Oktober 2025 — Pertandingan penentuan Grup B putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia antara Indonesia vs Irak sudah semakin dekat, dan sorotan kini tertuju pada persiapan tim serta bagaimana publik bisa menyaksikan jalannya laga.
Jadwal & Siaran Langsung
Laga akan berlangsung pada Minggu, 12 Oktober 2025 pukul 02.30 WIB di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah.
Siaran langsung pertandingan akan disiarkan secara eksklusif di RCTI untuk publik Indonesia.
Media dan stakeholder lokal telah mengatur liputan agar pemirsa dapat mengikuti aksi pemain Garuda dengan kualitas tayangan terbaik.
Persiapan Tim
Kevin Diks (bek timnas) menyebut bahwa Irak adalah tim tangguh dan Indonesia harus menyiapkan diri secara maksimal, secara fisik dan mental
Tim pelatih diprediksi akan menyusun strategi menyerang sekaligus waspada terhadap serangan balik cepat Irak. Efisiensi dalam penyelesaian akhir akan menjadi kunci.
Pemain kunci di lini belakang dan sayap akan mendapat sorotan besar, karena pelanggaran kecil atau kehilangan posisi bisa berakibat fatal di laga seperti ini.
Signifikansi Laga
Laga Hidup Mati Indonesia wajib menang agar masih tetap memiliki peluang lolos ke babak selanjutnya. Hasil seri atau kekalahan kemungkinan besar akan mengakhiri mimpi ke Piala Dunia.
Catatan historis dan beban psikologis Mental pemain akan diuji, terutama ketika menghadapi Irak, lawan yang selama ini belum bisa dikalahkan dalam beberapa edisi terakhir.
Peluang bangkit atau gagal Jika Indonesia bisa meraih kemenangan, itu akan menjadi salah satu momen paling bersejarah dan mungkin menyuntikkan semangat baru dalam persepakbolaan nasional. Namun jika gagal, maka perjalanan mereka di turnamen ini akan segera berakhir.
Penutup & Harapan
Laga antara Indonesia dan Irak bukan hanya soal 90 menit di lapangan — melainkan harapan bangsa, semangat yang diuji, dan peluang yang bisa menjadi legenda bila berhasil. Jika kamu ingin, besok pagi aku bisa kirim artikel “Hasil & ulasan” setelah pertandingan selesai.