post

Torehan Gol dan Assist Alexis Sanchez saat Bertemu Barcelona

PUSATSCORE , Alexis Sanchez pernah menjadi bagian penting dalam skuad Barcelona pada 2011–2014. Periode tersebut menjadi momen krusial dalam kariernya untuk menunjukkan kemampuan sebagai seorang pemain dengan insting mencetak gol yang baik. Musim terakhirnya sebagai penggawa Blaugrana bahkan ditutup dengan torehan 19 gol dan 12 assist di LaLiga Spanyol.

Seusai meninggalkan Barcelona, Alexis Sanchez beberapa kali berkesempatan menghadapi mantan klubnya tersebut. Per 6 Oktober 2025, bomber asal Chili tersebut telah melawan Barcelona dalam lima laga berbeda. Hasilnya, ia beberapa kali menyita perhatian berkat torehan gol dan assist, termasuk saat ia membawa Sevilla menang telak atas Barcelona pada kedelapan LaLiga 2025/2026.

1. Assist pertama Alexis Sanchez dalam laga melawan Barcelona terjadi pada Babak 16 besar Liga Champions 2015/2016

Momen pertama kali Alexis Sanchez mencatatkan assist ke gawang Barcelona terjadi pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions Eropa 2015/2016. Kala itu, ia tengah menjalani musim kedua bersama Arsenal. Sayangnya, assist itu tak berakhir manis bagi perjalanan The Gunners di ajang tersebut.

Assist Sanchez dalam duel tersebut tercipta untuk gol yang dicetak Mohamed Elneny pada menit 51. Itu sekaligus membuat The Gunners sebagai tim tamu menyamakan kedudukan setelah Barcelona lebih dahulu memimpin lewat gol Neymar Jr pada menit 18. Sayangnya, Arsenal yang kala itu ditangani Arsene Wenger gagal mempertahankan keunggulan seiring terciptanya dua gol lain untuk Barcelona yang dicetak Luis Suarez (65’) dan Lionel Messi (86’).

Kekalahan tersebut sekaligus menghentikan langkah Arsenal di Liga Champions 2015/2016. Sebab, Arsenal gagal memanfaatkan status sebagai tuan rumah pada leg pertama dan kalah dengan skor 0-2, seluruhnya dicetak Messi. Sanchez juga tampil selama 90 menit dalam pertandingan tersebut.

2. Gol Lautaro Martinez ke gawang Barcelona pada fase grup Liga Champions 2019/2020 berkat assist Sanchez

Alexis Sanchez juga sempat merasakan pertarungan menghadapi Barcelona saat berseragam Inter Milan. Momen tersebut terjadi lantaran Inter Milan berada satu grup dengan Blaugrana di Liga Champions 2019/2020. Sayangnya, pertemuan Sanchez dengan Barcelona kali ini kembali berakhir dengan hasil tak maksimal meski sang pemain menunjukkan peran penting dengan mencatatkan assist

Sanchez dan rekan setimnya di Inter Milan sempat menemukan momentum apik saat bertandang ke markas Barcelona pada matchday kedua Liga Champions 2019/2020. Di bawah asuhan Antonio Conte, tim tamu mampu unggul cepat lewat sontekan Lautaro Martinez pada menit 3, memanfaatkan assist dari Sanchez. Namun, Nerazzurri gagal menutup laga dengan kemenangan lantaran tim tuan rumah membalikkan keadaan menjadi 2-1 lewat dua gol dari Suarez.

Kekalahan di Camp Nou tersebut menjadi salah satu faktor kegagalan Inter Milan lolos dari fase grup. Inter Milan hanya berada di peringkat ketiga, di bawah Barcelona sebagai juara grup dan Borussia Dortmund di peringkat kedua. Inter Milan juga gagal meraih kemenangan saat menjamu Barcelona pada matchday terakhir, ketika Sanchez harus absen karena cedera.

3. Alexis Sanchez mencetak satu gol dan membawa Sevilla menang telak atas Barcelona di LaLiga 2025/2026

Setelah empat pertemuan terlewati dengan rentetan kekalahan, akhirnya Alexis Sanchez berhasil mempersembahkan kemenangan untuk tim yang ia bela saat bertemu Barcelona. Momen tersebut terjadi pada pekan kedelapan LaLiga 2025/2026. Tak sekadar menang, Sanchez mencetak gol dan membawa timnya mencatatkan kemenangan telak atas Blaugrana yang menyandang status sebagai juara bertahan.

Sanchez mencetak gol pembuka dalam laga yang berlangsung di Ramon Sanchez-Pizjuan tersebut. Ia mencatatkan namanya di papan skor melalui gol dari titik putih setelah Isaac Romero dilanggar Ronald Araujo di dalam kotak penalti. Berbekal jam terbang tinggi, Sanchez mampu merobek gawang Blaugrana yang dijaga Marc-Andre ter Stegen dan melakukan selebrasi setelahnya.

Gol tersebut menjadi awal dari hujan gol Sevilla ke gawang Blaugrana. Setelahnya, ada tiga pemain Sevilla yang juga mengemas gol, yaitu Isaac Romero (36’), Jose Angel Carmona (90’), dan Akor Adams (90+6’). Di sisi lain, Barcelona hanya mampu mengemas satu gol lewat sepakan kaki kiri Marcus Rashford pada menit 45+7’.

Rangkaian pertemuan tersebut menunjukkan bagaimana Alexis Sanchez mampu memberi warna tersendiri saat menghadapi mantan klubnya. Meski tak selalu berakhir dengan kemenangan, kontribusinya dalam bentuk gol dan assist menjadi bukti konsistensi serta determinasi tinggi yang ia miliki. Momen teranyarnya bersama Sevilla pun menegaskan bahwa Sanchez tetap menjadi pemain dengan naluri tajam dan pengalaman berharga yang mampu membuat perbedaan pada laga-laga besar.

post

Garuda Menuju Sejarah: Indonesia Diambang Tiket Piala Dunia 2026

Jakarta, 7 Oktober 2025 — Timnas Indonesia kini berada di titik paling kritis dalam perjuangan mereka merebut tiket ke Piala Dunia 2026. Kubu pelatih Patrick Kluivert dan skuad Garuda sedang bersiap menghadapi fase akhir kualifikasi Asia yang sangat menentukan.

Lolos ke Putaran Keempat & Persiapan Awal

Setelah melewati babak sebelumnya dengan performa yang cukup stabil, Indonesia berhasil memastikan diri ke Putaran Keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Untuk itu, skuad Garuda mulai mempersiapkan diri lebih intensif, termasuk sejumlah pemain yang sudah berada di Arab Saudi.

Tim nasional Indonesia juga telah mengangkut 29 pemain lengkap ke Arab Saudi untuk memulai persiapan di markas netral, di mana pertandingan-pertandingan kualifikasi akan digelar.

Pelibatan pemain naturalisasi seperti Kevin Diks dan Verdonk turut menjadi bagian strategi tim dalam memperkuat kualitas skuad.

Tantangan di Depan: Saudi & Irak

Pada Putaran Keempat, Indonesia ditempatkan di grup yang menantang, termasuk menghadapi Arab Saudi sebagai tuan rumah dan juga tim kuat lain seperti Irak. Setiap pertandingan akan sangat menentukan, karena hanya tim-tim terbaik yang akan melanjutkan persaingan ke babak berikutnya

Pelatih Kluivert menyadari bahwa jalur ini tidak mudah, namun dia optimis dengan dukungan penggemar dan semangat tim. Jika Indonesia berhasil meraih kemenangan di laga-laga krusial tersebut, maka mereka akan mencatatkan kembali ke Piala Dunia sejak terakhir tampil di turnamen global pada era pra-kemerdekaan.

post

Judul: Juventus vs AC Milan Berakhir Tanpa Gol, Pulisic Gagal Manfaatkan Penalti

Turin, 5 Oktober 2025 — Pertemuan antara Juventus dan AC Milan dalam pertandingan Serie A usai dengan skor 0-0 setelah Christian Pulisic melewatkan tendangan penalti.

Ringkasan Pertandingan

  • Juventus dan Milan saling menekan sepanjang laga, tetapi tak banyak peluang bersih tercipta.
  • Pulisic mendapat kesempatan lewat penalti setelah Giménez dilanggar, namun tendangannya melambung di atas gawang.
  • Di fase akhir, Rafael Leão mencoba peluang spektakuler dengan tembakan dari jarak jauh yang masih melebar.
  • Juventus juga punya peluang dari serangan balik dan tembakan Jonathan David, namun tidak mampu menembus pertahanan Milan.

Catatan & Implikasi

  • Hasil imbang ini menghentikan rekor kemenangan Milan yang sudah berlangsung di lima pertandingan sebelumnya.
  • Bek Milan, Matteo Gabbia, menyatakan bahwa ruang ganti tim “tidak bahagia” karena menargetkan kemenangan, meskipun mempertahankan clean sheet jadi sisi positif.
  • Bagi Juventus, ini menjadi salah satu dari beberapa hasil imbang beruntun musim ini, yang menyoroti tantangan mereka dalam mengubah dominasi pertahanan menjadi gol.
  • Kedua tim kini bersiap menghadapi jeda internasional dan akan mengevaluasi performa ofensif mereka agar lebih tajam di laga selanjutnya.
post

Barcelona Tumbang 4-1 di Markas Sevilla, Catatan Suram di Babak Pertama

Sevilla, 5 Oktober 2025 — Barcelona harus menerima kenyataan pahit usai kalah 4-1 dari tuan rumah Sevilla dalam lanjutan La Liga. Kemenangan ini menghentikan rekor tak terkalahkan Barca musim ini.

Jalan Pertandingan

  • Sevilla unggul lebih dahulu lewat penalti yang dieksekusi Alexis Sánchez setelah VAR menunjuk pelanggaran.
  • Isaac Romero menggandakan kedudukan dalam serangan cepat.
  • Meski Marcus Rashford sempat memperkecil ketertinggalan sebelum istirahat, Barcelona tidak mampu bangkit di babak kedua.
  • Tambahan gol dari José Ángel Carmona dan Akor Adams di penghujung pertandingan menegaskan keunggulan Sevilla.
  • Robert Lewandowski sempat mendapat penalti, namun gagal memanfaatkannya untuk menyamakan.

Evaluasi & Dampak

  • Gelandang Pedri mengkritik performa tim di babak pertama sebagai “sangat buruk” dan menyebut tim kehilangan intensitas.
  • Pelatih Hansi Flick membela taktiknya, menyebut bahwa kekalahan lebih disebabkan oleh kesalahan individual ketimbang sistem permainan.
  • Hasil ini tidak hanya menghentikan laju tak terkalahkan Barca, tetapi juga dapat memberi tekanan mental menjelang laga-laga berikutnya.
  • Barcelona akan menggunakan jeda internasional untuk memperbaiki lini belakang dan memulihkan pemain yang cedera, termasuk Lamine Yamal yang diperkirakan akan absen untuk beberapa waktu.
post

Klasemen Super League: Carlos Pena Bantu Persita Tunjukkan Remontada

PUSATSCORE – Persita Tangerang menunjukkan remontada luar biasa di Super League musim /26. Pendekar Cisadane yang sempat terdampar di dasar klasemen kini bertengger di peringkat dua sementara, dengan torehan 13 poin.

Persita menempel Borneo FC usai membungkam Semen Padang di Indomilk Arena, dengan skor 2-0 pada Sabtu (4/10/2025). Tim asuhan Carlos Pena menang berkat gol Bae Sin Yeong (25′) dan Ahmad Hardianto (73′).

1. Persita menang empat laga beruntun

Awalnya, Persita terdampar di klasemen usai tiga laga tanpa kemenangan. Dua laga awal kalah beruntun dari Persija Jakarta dan Persebaya Surabaya, lalu baru berhasil meraih poin saat menahan Madura United di laga ketiga.

Setelah itu, performa Pendekar Cisadane mengalami peningkatan yang signifikan. Esal Sahrul dan kolega bahkan mampu membukukan empat kemenangan beruntun, yang membawanya ke papan atas.

2. Borneo FC masih sempurna

Borneo FC masih memimpin klasemen dengan catatan sempurna. Skuad berjuluk Pesut Etam itu menyapu bersih enam laga pertamanya dengan kemenangan.

PSIM Yogyakarta berada di peringkat ketiga dengan 12 poin. Persija Jakarta membuntuti di posisi keempat, dengan 11 angka.

Sejumlah raksasa masih kesulitan membangun konsistensi. Persebaya Surabaya, Persib Bandung, Dewa United, hingga Arema FC terlempar dari lima besar. Sedangkan, Bali United PSM Makassar di luar 10 besar.

3. Klasemen Super League sementara

Berikut klasemen sementara Super League musim 2025/26 hingga pekan ketujuh. Hanya Borneo, Persebaya, Persib, dan PSM yang baru melakoni enam laga, sedangkan klub lain sudah tujuh.

  1. Borneo FC – 18 poin, +9 gol
  2. Persita Tangerang – 13 poin, 0 gol
  3. PSIM Yogyakarta – 12 poin, +3 gol
  4. Persija Jakarta – 11 poin, +5 gol
  5. Malut United – 11 poin, +3 gol
  6. Persebaya Surabaya – 10 poin, +3 gol
  7. Persib Bandung – 10 poin, +2 gol
  8. Persik Kediri – 10 poin, 0 gol
  9. Dewa United – 10 poin, –1 gol
  10. Arema FC – 9 poin, +2 gol
  11. Bali United – 9 poin, –2 gol
  12. Bhayangkara FC – 8 poin, 0 gol
  13. Persijap Jepara – 8 poin, –3 gol
  14. PSM Makassar – 7 poin, +1 gol
  15. Madura United – 6 poin, –4 gol
  16. PSBS Biak – 5 poin, –6 gol
  17. Persis Solo – 5 poin, –6 gol
  18. Semen Padang – 4 poin, –6 gol
post

Duolingo dan Isu Transfer di Tengah Tren Multibahasa Sepak Bola

PUSATSCORE , Fans Liverpool tengah ramai memperbincangkan salah satu cuitan Duolingo di media sosial X. Aplikasi belajar bahasa ini membuat cuitan mengenai pemain Liverpool, Ibrahima Konate, menjadi salah satu memberyang masuk Diamond League dalam bahasa Spanyol. Sontak, hal ini makin memperkuat isu kepindahannya ke Real Madrid.

Fenomena ini bukanlah yang pertama kali terjadi, sebab sebelumnya Trent Alexander-Arnold juga menjadi sorotan. Para penggemar menemukan, pemain asal Inggris ini sudah mulai belajar bahasa Spanyol sejak 2021 melalui Duolingo. Fakta itu kemudian dianggap sebagai tanda awal yang mengarah pada kepindahannya ke Santiago Bernabeu.

1. Duolingo jadi salah satu isyarat pemain akan hengkang dari klub

Aplikasi belajar bahasa sering kali digunakan untuk tujuan personal. Akan tetapi dalam konteks sepak bola, aktivitas ini justru bisa menjadi bahan analisis. Trent Alexander-Arnold menjadi contoh utama bagaimana belajar bahasa bisa dikaitkan dengan isu transfer. Publik menemukan dirinya sudah memulai kursus bahasa Spanyol sejak November 2021, beberapa tahun sebelum ia akhirnya bergabung dengan Real Madrid pada Juni 2025.

Tak lama setelah kabar itu mencuat, kasus serupa menerpa Ibrahima Konate. Melalui akun resmi Duolingo di X, mereka mengungkapkan sang bek Liverpool termasuk anggota Diamond League untuk bahasa Spanyol. Hal ini membuat banyak pihak meyakini Konate tengah mempersiapkan diri menuju Real Madrid, terutama karena kontraknya bersama Liverpool akan habis pada musim panas 2026. Meski kebenaran informasi tersebut belum bisa dipastikan, para fans menganggap pola ini sebagai sinyal yang tak bisa diabaikan.

Fenomena ini memperlihatkan bagaimana aktivitas sederhana di aplikasi bahasa bisa berubah sebagai petunjuk potensial. Para pendukung klub membaca aktivitas belajar bahasa sebagai kode transfer yang tersembunyi. Walaupun belum tentu akurat, bukti dari kasus Alexander-Arnold membuat spekulasi semacam ini makin meyakinkan di mata fans.

2. Belajar bahasa menjadi kebutuhan dasar bagi pemain asing untuk beradaptasi

Di luar konteks rumor transfer, belajar bahasa merupakan kebutuhan mendasar bagi para pemain yang berpindah ke negara baru. Lucas Bergstrom, mantan kiper Chelsea, menjadi contoh ketika ia bergabung dengan RCD Mallorca pada musim panas 2025. Pemain asal Finlandia tersebut mengandalkan Duolingo untuk mempercepat proses adaptasi dengan bahasa Spanyol. Dengan cara itu, ia berusaha menyesuaikan diri secepat mungkin dalam lingkungan baru, baik di dalam maupun luar lapangan.

Banyak pemain lain juga menempuh jalur serupa meski dengan metode berbeda. Mengutip The Athletic, Chris Smalling, misalnya, belajar bahasa Italia secara intensif setelah pindah ke AS Roma agar bisa berkomunikasi dengan baik dengan rekan setim dan pelatih. Emiliano Martinez bahkan menjadikan kemampuan bahasa Inggris sebagai bonus kontraknya saat masih dilatih Arsene Wenger di Arsenal. Bruno Guimaraes sejak awal juga menargetkan kefasihan berbahasa Inggris setelah tiba di Newcastle United, demi membangun koneksi dengan tim maupun fans.

Duolingo hanyalah salah satu cara yang digunakan oleh para pesepak bola modern untuk beradaptasi. Klub biasanya juga menyediakan guru bahasa pribadi agar pemain cepat menguasai istilah teknis dan komunikasi sehari-hari. Namun, kehadiran aplikasi sejenis membuat proses ini lebih terbuka ke publik, sehingga aktivitas sederhana seperti mengerjakan latihan bahasa dapat diinterpretasikan sebagai isyarat transfer atau komitmen pemain terhadap tim barunya.

3. Sepak bola yang makin mengglobal menuntut pemain menguasai berbagai bahasa

Sepak bola modern makin menuntut pemain untuk menguasai lebih dari satu bahasa. Romelu Lukaku menjadi contoh pesepak bola dengan kemampuan bahasa yang istimewa karena ia menguasai delapan bahasa, di antaranya Flemish, Prancis, Inggris, dan Italia. Penguasaan bahasa membuatnya lebih mudah beradaptasi di klub-klub berbeda dan meningkatkan kualitas komunikasi dengan rekan setim.

Hal serupa juga ditunjukkan Kylian Mbappe, yang sejak kecil belajar bahasa Spanyol dan kini berambisi menguasai enam bahasa. Bagi Mbappe, berbicara dengan rekan setim atau jurnalis menggunakan bahasa mereka menjadi sarana untuk memperdalam keterampilan sekaligus membangun relasi. Vivianne Miedema, pemain Manchester City Women, memiliki aksen unik yang memadukan logat Belanda dengan pengaruh Skotlandia. Hal ini mencerminkan bagaimana bahasa juga membentuk identitas seorang pemain.

Duolingo sendiri turut memanfaatkan sepak bola sebagai medium kampanye budaya. Pada 2022, mereka meluncurkan program “Translated into Tartan” yang mendorong fans Skotlandia untuk mempelajari lagu kebangsaan Ukraina menjelang laga kualifikasi Piala Dunia 2026. Hasilnya, ribuan penonton di stadion ikut bernyanyi sebagai bentuk solidaritas. Fenomena ini menegaskan bahasa, sepak bola, dan solidaritas global kini saling berkaitan.

Dengan makin banyaknya pemain bilingual atau bahkan multilingual, sepak bola modern tak lagi sekadar soal kemampuan teknis. Kemampuan berbahasa turut membantu pemain membangun kedekatan dengan fans, mempermudah adaptasi budaya, serta membuka jalan menuju peluang baru dalam karier internasional. Maka, isu transfer yang berawal dari aktivitas belajar bahasa hanyalah salah satu sisi dari tren globalisasi sepak bola yang lebih luas.

Fenomena keterkaitan Duolingo dengan isu transfer memperlihatkan betapa detail kecil bisa menjadi besar di mata publik. Lebih jauh, hal ini juga menegaskan, multibahasa sudah menjadi bagian penting dari sepak bola modern, baik untuk rumor, adaptasi, maupun solidaritas.

Indra Sjafri Jamin Panggil Marselino ke Timnas U-23 untuk SEA Games

PUSATSCORE -Pelatih Timnas Indonesia U-23 untuk SEA Games 2025, Indra Sjafri, telah memanggil 32 pemain untuk mengikuti pemusatan latihan (TC). Namun, dalam daftar tersebut, tidak ada nama Marselino Ferdinan.

Publik mempertanyakan kenapa Marselino luput dari daftar pemanggilan. Indra Sjafri pun menjelaskannya.

1. Masuk dalam daftar 50 pemain, tetapi masih cedera

Indra Sjafri menjamin kalau Marselino tetap masuk dalam 50 pemain dalam entry by name untuk SEA Games 2025. Namun, Marselino belum bisa bergabung lebih awal, karena mengalami cedera.

“Belum dipanggil, bukan tidak dipanggil. Marselino masuk dalam 50 pemain yang kita daftarkan,” kata Indra Sjafri selepas latihan di Stadion Madya, Jumat (3/10/2025).

2. Pemain yang terpakai di klub tak perlu ikut TC

Indra juga menjelaskan kapan para pemain yang merumput di luar negeri macam Marselino bergabung. Indra mempersilakan mereka tidak mengikuti TC bila memang dibutuhkan klub.

“Kami tetap berprinsip, kalau dia memang bermain di klub dan berlatih di klub, lalu klubnya memang membutuhkan dia, kita memberikan keleluasaan kepada pemain,” ujar Indra Sjafri.

“SEA Games yang lalu, Marselino itu bergabung sama Arhan dua hari sebelum kita berangkat ke Kamboja. Jadi kita harus fleksibel. Saya menyadari sekali bahwa pelatih timnas harus benar-benar menjalin hubungan komunikasi yang baik,” ucap Indra Sjafri.

3. Timnas U-23 uji coba lawan India

Timnas U-23 akan memanaskan mesinnya menggunakan jatah FIFA Matchday periode Oktober 2025. Mereka akan menghadapi India dalam dua pertandingan, 10 dan 13 Oktober mendatang.

Ada dua pemain Super League yang tidak hadir dalam latihan perdana, pada Jumat (3/10/2025). Mereka adalah Hokky Caraka dan Rafael Struick.

post

5 Pertandingan Liverpool pada Oktober 2025, Bisa Bangkit?

PUSATSCORE , Liverpool sempat tampil trengginas pada awal 2025/2026. Setelah kalah pada laga Community Shield, The Reds memenangi tujuh laga beruntun di semua ajang. Namun, langkah mereka tiba-tiba terhambat pada akhir September 2025. Berturut-turut, Liverpool dibungkam Crystal Palace dan Galatasaray.

Memasuki Oktober, Liverpool tentu bertekad langsung bangkit. Namun, upaya mereka tidak akan mudah. Liverpool bakal melakoni lima laga dalam tiga ajang berbeda sepanjang bulan ini, dengan beberapa laga yang berpotensi menyulitkan. Inilah lima pertandingan yang akan dijalani Liverpool pada Oktober 2025.

1. Big match Chelsea melawan Liverpool akan meramaikan awal Oktober 2025

Liverpool bakal mengawali Oktober 2025 dengan big match di English Premier League (EPL). Mereka akan bertamu ke markas Chelsea pada Sabtu (4/10) malam WIB. Seperti Liverpool, Chelsea juga sedang berusaha bangkit. The Blues gagal menang dalam tiga laga terakhir mereka di EPL 2025/2026.

Meski demikian, Chelsea tetap siap menghadirkan ancaman bagi Liverpool. Mereka baru mendapat suntikan moral usai mengalahkan Benfica di Liga Champions Eropa. Plus, laga di Stamford Bridge memang selalu sulit bagi Liverpool. The Reds tak pernah menang dalam empat kunjungan terakhir ke sana.

2. Liverpool akan menjamu Manchester United setelah jeda internasional

Setelah melawan Chelsea, Liverpool akan beristirahat selama 2 pekan karena jeda internasional. Namun, beberapa penggawa The Reds tetap akan bermain bagi negaranya masing-masing pada periode tersebut. Mereka dituntut tetap fit, karena setelah itu Liverpool akan kedatangan sang rival abadi, Manchester United.

Laga tersebut berlatar pekan kedelapan EPL 2025/2026 dan akan digelar di Anfield. Di atas kertas, Liverpool tentu diunggulkan menang. The Reds berstatus juara bertahan EPL dan kembali menjadi kandidat juara musim ini. Sementara, performa Manchester United masih amburadul sejak musim lalu.

Meski demikian, Liverpool tetap tak boleh jemawa. Bahkan dalam kondisi terburuk mereka, Manchester United bisa menyulitkan Si Merah. Buktinya, dua duel terakhir kedua klub di Anfield berakhir imbang. Ditambah jadwal yang lebih lengang dibanding sang rival, Setan Merah berpotensi mencuri poin lagi di markas Liverpool.

3. Laga tandang di markas Eintracht Frankfurt juga bisa menyulitkan Liverpool

Hanya 3 hari setelah melawan Manchester United, Liverpool akan melanjutkan kiprah di Liga Champions. The Reds harus terbang ke Jerman untuk menghadapi Eintracht Frankfurt. Laga itu bisa menyulitkan karena Frankfurt sedang tajam-tajamnya. Mereka mencetak 28 gol dalam 8 laga pertama di semua ajang pada 2025/2026.

Akan tetapi, Frankfurt juga masih inkonsisten. Mereka tajam di depan tetapi rapuh di belakang, dengan 19 gol bersarang dalam 8 laga tersebut. Terbaru, Frankfurt digebuk 1-5 pada matchday kedua Liga Champions musim ini. Maka, Liverpool tetap layak diunggulkan berjaya di markas Frankfurt.

4. Liverpool siap menang di markas Brentford, tetapi tetap harus waspada

Berikutnya, ada partai Liverpool kontra Brentford pada pekan kesembilan EPL 2025/2026. Bisa dibilang, itu adalah laga termudah Liverpool pada Oktober 2025. Liverpool selalu bisa mengatasi Brentford dalam lima pertemuan terakhir. Namun, The Bees tetap punya potensi merepotkan karena akan menjadi tuan rumah.

Pada 2024/2025, Liverpool sempat hampir tertahan di markas Brentford. Mereka baru bisa menang 2-0 berkat dua gol Darwin Nunez pada injury time babak kedua. Liverpool juga sempat dua kali kehilangan poin di sana dalam 4 musim terakhir. Itu menjadi sinyal bahwa The Reds tetap harus waspada pada pertandingan nanti.

5. Liverpool akan kembali bertemu Crystal Palace pada putaran keempat Piala Liga

Laga terakhir Liverpool pada Oktober 2025 adalah melawan Crystal Palace pada putaran keempat Piala Liga. Partai itu bakal digelar di Anfield pada Kamis (30/10) dini hari WIB. Itu akan menjadi pertemuan ketiga Liverpool dan Crystal Palace pada 2025/2026. Sebelumnya, kedua tim sudah bertemu di Community Shield dan EPL.

Hasilnya, Crystal Palace secara mengejutkan sukses memenangi kedua laga tersebut. The Eagles memang sedang gacor musim ini, bahkan belum terkalahkan di semua ajang per akhir September 2025. Ditambah rekor terkini yang apik atas Liverpool, Palace bisa menjadi ancaman serius bagi The Reds.

Dalam 8 pertemuan terakhir di semua ajang, Palace menang 3 kali dan hanya kalah 2 kali. Itu termasuk tiga laga di Anfield di mana The Eagles tak terkalahkan. Bahkan, kali terakhir Liverpool menang atas Palace di Anfield adalah pada September 2021. Fakta itu adalah bahkan bakar mental Palace untuk kembali menggebuk Liverpool.

Liverpool menutup September 2025 dengan dua kekalahan beruntun. Selanjutnya, kualitas dan tekad mereka untuk bangkit bakal diuji lima laga sepanjang Oktober 2025. Berapa kemenangan yang bisa mereka raih dalam kelima pertandingan tersebut?

post

Persib Bekuk Klub Pratama Arhan di Fase Grup ACL2 2025/26

PUSATSCORE – Persib Bandung menang dalam laga kedua fase grup AFC Champions League Two (ACL2) 2025/26. Bersua Bangkok United di BG Stadium, Rabu (1/10/2025) malam WIB, skuad ‘Maung Bandung’ menang 2-0.

Dua gol kemenangan Persib di pertandingan ini dicetak oleh Andrew Jung (42′) dan Uilliam Barros Pereira (71′). Ini jadi kemenangan perdana Persib di fase grup ACL2 2025/26.

Pertandingan dimulai, kedua tim memainkan permainan dengan tempo sedang. Di menit sembilann, gawang Persib mulai terancam, tapi Teja dengan tenang mampu mengamankan bola.

Di menit 19, Bangkok United mengirimkan serangan balik yang rapi mengantarkan bola kepada Jakkapan Praisuwan. Ia kemudian mengirimkan umpan silang ke kotak penalti Persib. Teja sigap mengamankan bola.

Pada menit 21, giliran Persib mengancam. Jung berdiri bebas dan mengirimkan umpan silang kepada Beckham yang langsung mengakhirinya dengan sepakan akrobatik, tapi bola masih menyamping dari sasaran.

Tak lama, Teja kembali diuji. Umpan terobosan mengarah kepada Muhsen Saleh, tapi Teja bisa membendungnya. Lanjut menit 34, Teja dengan gemilang menepis sepakan jarak jauh Philipe Maia de Freitas.

Pada menit 42, Persib akhirnya membuka keunggulan melalui sontekan Jung menuntaskan umpan silang Uilliam Barros Pereira untuk membawa Persib unggul 1-0.

Di menit-menit akhir babak pertama, Persib mendapat tekanan dari tuan rumah. Teja harus jatuh bangun untuk menghalau bola. Setelah tambahan waktu dua menit, babak pertama berakhir. Persib masih unggul 1-0.

Memasuki babak kedua, Persib dan Bangkok United melakukan beberapa perubahan. Persib memasukkan Julio Cesar, Saddil Ramdani, hingga Wiliam Marcilio. Bangkok United memasukkan Nitipong Selanon dan Rungrath Phumichantu

Pada kisaran menit 59, Persib sempat menggandakan angka via Andrew Jung. Namun, wasit urung mengesahkan gol tersebut, karena menilai ada pemain Persib yang offside dalam proses terciptanya gol.

Bangkok United tak membiarkan ketertinggalan ini berlanjut. Masuk menit 60 laga, mereka mulai meningkatkan intensitas permainan. Mereka coba membongkar pertahanan Persib lewat permainan bola-bola pendek.

Pada menit 71, justru Persib sukses menggandakan keunggulan. Manuver apik dari Jung diakhiri dengan sepakan ciamik Pereira yang merobek gawang Bangkok United. Skor berubah 2-0 untuk Persib.

Di sisa waktu babak kedua, Bangkok United mendominasi permainan. Namun, mereka kesulitan menembus ketatnya barikade pertahanan Persib yang main begitu rapi di pertandingan ini.

Namun, upaya dari Bangkok United ini urung membuahkan hasil. Skor 2-0 untuk Persib tetap bertahan sampai laga tuntas, memastikan kemenangan mereka atas Pratama Arhan dan kawan-kawan di ACL2 2025/26.

post

ARSENAL Solid, Manchester City Kecewa Penalti Akhir

Arsenal Raih Kemenangan Meyakinkan 2-0 atas Olympiakos

London, 1 Oktober 2025 — Arsenal memetik kemenangan penting di Liga Champions setelah menundukkan Olympiakos dengan skor 2-0 di Emirates Stadium. Gol cepat Gabriel Martinelli pada menit ke-12 membuka jalan bagi The Gunners, sebelum Bukayo Saka memastikan kemenangan lewat gol tambahan di masa injury time.

Jalannya Pertandingan

Sejak awal, Arsenal tampil dominan dengan penguasaan bola dan serangan dari kedua sayap. Martinelli menjadi pembuka skor setelah memanfaatkan umpan terobosan yang tidak mampu dihentikan lini belakang Olympiakos.

Olympiakos berusaha mengejar ketertinggalan dengan beberapa percobaan dari luar kotak penalti, namun kiper Arsenal mampu menjaga gawang tetap aman. Pertahanan rapat membuat tim tamu kesulitan menciptakan peluang bersih.

Menjelang laga usai, ketika Olympiakos mulai tampil lebih terbuka, Arsenal melancarkan serangan balik cepat. Saka dengan dingin menuntaskan peluang untuk menggandakan skor di menit 90+2, sekaligus memastikan tiga poin penuh bagi tim tuan rumah.

Manchester City Tertahan Imbang di Monaco

Monaco, 1 Oktober 2025 — Harapan Manchester City untuk membawa pulang kemenangan pupus setelah Monaco memaksakan hasil imbang lewat penalti dramatis di menit akhir. Pertandingan berakhir 2-2, meski City sempat unggul berkat dua gol dari Erling Haaland.

Jalannya Pertandingan

City tampil agresif sejak awal dan Haaland menunjukkan ketajamannya dengan mencetak brace yang membuat juara bertahan unggul. Namun, Monaco tidak menyerah begitu saja. Dukungan penuh suporter tuan rumah membuat mereka terus menekan hingga akhirnya memperkecil kedudukan.

Drama terjadi di menit-menit terakhir ketika wasit menunjuk titik putih usai insiden handball kontroversial di kotak penalti City. Eksekusi tenang pemain Monaco berhasil menyamakan kedudukan dan memaksa laga berakhir imbang.

Catatan Penting

  • City harus puas dengan satu poin, hasil yang membuat persaingan di grup semakin ketat.
  • Guardiola mengapresiasi performa anak asuhnya, namun menekankan pentingnya fokus hingga menit akhir.
  • Monaco membuktikan diri mampu bersaing dengan tim besar Eropa, terutama dengan mental juang yang ditunjukkan di laga ini.