post

13 Besar Ballon d’Or 2025 Power Ranking: Bukan Raphinha dan Lamine Yamal, Siapa Urutan Pertama?

PUSAT SCORE – Persaingan seru terjadi pada perebutan gelar Ballon dOr 2025. Sebab, hingga saat ini, tidak ada nama pemain yang sangat dominan dalam perebutan gelar. Bahkan itu adalah duo Barcelona yakni Raphinha dan Lamine Yamal.

Ajang penghargaan pemain sepak bola paling bergengsi di dunia, Ballon d’Or, selalu menjadi topik menarik diperbincangkan. Apalagi, musim 2024/2025 kini sudah masuk dalam tahap akhir yang bakal menentukan.

Rodri memenangkan Ballon d’Or pada edisi 2024 lalu. Pemain asal Spanyol itu menang setelah meraih gelar juara Euro 2024 dan juara Premier League. Pada edisi 2023, ada nama Lionel Messi yang jadi pemenang Ballon d’Or.

Pada edisi 2025, ada beberapa faktor yang bisa menentukan siapa pemenang Ballon d’Or. Salah satunya adalah juara Liga Champions. Lantas, siapa saja yang masuk dalam 13 besar pemain dengan peringkat teratas di Ballon d’Or Power Ranking?

13. Vitinha

Posisi: Gelandang
Klub asal: PSG
Usia: 25 tahun
Gelar: Ligue 1, Trophee des Champions

Peran Vitinha mungkin tidak banyak dapat sorotan. Dia tidak banyak bikin gol dan assist. Vitinha juga tidak melakukan aksi-aksi heroik yang menyelamatkan gawang PSG dari kebobolan.

Namun, pemain asal Portugal itu adalah pengendali tempo permainan PSG. Cepat atau lambat tempo ritme dan ke mana PSG akan menyerang, otak dan kaki Vitinha yang akan mengarahkan. Vitinha mendikte cara bermain PSG.

12. Nuno Mendes

Posisi: Bek kanan
Klub asal: PSG
Usia: 22 tahun
Gelar: Ligue 1

Nuno Mendes tampil luar biasa bersama PSG pada musim 2024/2025. Bek muda asal Portugal itu menunjukkan aksi yang sangat konsisten, terutama pada ajang Liga Champions.

Mohamed Salah tidak mampu melakukan banyak hal pada dua laga lawan PSG. Begitu juga Bukayo Saka. Nuno Mendes jadi aktor penting ketika PSG menyingkirkan Liverpool dan Arsenal dari Liga Champions.

11. Khvicha Kvaratskhelia

Posisi: Winger
Klub asal: PSG
Usia: 24 tahun
Gelar: Ligue 1

Kvaratskhelia memulai musim dengan seragam Napoli. Namun, performanya di bawah asuhan Antonio Conte tidak optimal. Pindah ke PSG membuat pemain asal Georgia itu kembali pada level terbaiknya.

Sejauh ini, Kvaratskhelia telah bikin 11 gol dan 11 assist. Dia tanpil menentukan saat PSG berjumpa Aston Villa pada laga Liga Champions. Jika mampu konsisten dan membawa PSG juara, peluangnya meraih posisi lebih baik terbuka lebar.

10. Robert Lewandowski

Posisi: Penyerang
Klub asal: Barcelona
Usia: 36 tahun
Gelar: Copa del Rey, Supercopa de Espana

Hanya usia yang berubah dari Robert Lewandowski. Secara performa, pada usia 36 tahun, Lewandowski tetap salah satu yang terbaik. Catatan 42 gol dan lima assist adalah bukti nyata dari kualitasnya.

Hanya saja, pamor Lewandowski memang kalah dari pemain kunci Barcelona lainnya. Dia berpeluang untuk meraih Ballon d’Or, akan tetapi tidak terlalu besar. Gelar juara La Liga bisa berdampak signifikan.

9. Lautaro Martinez

Posisi: Penyerang
Klub asal: Inter Milan
Usia: 27 tahun
Gelar: –

Lautaro Martinez masih punya dua gelar yang bisa diperjuangkan yakni Serie A dan Liga Champions. Inter Milan tertinggal satu poin dari Napoli di Serie A dengan dua laga tersisa.

Di Liga Champions, Inter Milan berada di final. Secara individu, Lautaro tampil sangat bagus. Namun, dua gelar kolektif tersebut akan berdampak besar dalam posisi akhir Lautaro di perebutan gelar Ballon d’Or 2025.

8. Kylian Mbappe

Posisi: Penyerang
Klub asal: Real Madrid
Usia: 26 tahun
Gelar: UEFA Super Cup, Intercontinental Cup

Musim pertama Kylian Mbappe di Real Madrid berjalan sangat bagus pada level individu, akan tetapi tidak secara kolektif. Mbappe kini memimpin perebutan gelar top skor La Liga dengan 27 gol.

Secara keseluruhan, Kylian Mbappe mencetak 36 gol di semua ajang. Hanya saja, dia gagal memenangkan gelar La Liga, Copa del Rey, dan Liga Champions. Faktor ini membuat Mbappe sulit meraih gelar.

7. Harry Kane

Posisi: Penyerang
Klub asal: Bayern Munchen
Usia: 31 tahun
Gelar: Bundesliga

Seperti pada musim-musim sebelumnya, Harry Kane memainkan perannya dengan baik sebagai mesin gol. Dia memimpin persaingan gelar top skor Bundesliga dengan catatan 25 gol.

Musim 2024/2025 juga menjadi momen yang spesial bagi Harry Kane. Sebab, dia mampu mendapatkan trofi Bundesliga. Bagi pemain asal Inggris tersebut, ini adalah trofi mayor pertama yang dia menangkan.

6. Pedri

Posisi: Gelandang
Klub asal: Barcelona
Usia: 22 tahun
Gelar: Copa del Rey, Supercopa de Espana

Pedri merupakan motor serangan Barcelona musim 2024/2025. Visinya dalam bermain, umpan-umpan akurat, dan kemampuan mengontrol tempo permainan menjadikannya pemain tak tergantikan.

Jika Barcelona meraih kesuksesan besar, peran Pedri akan semakin disorot, terutama di La Liga, Pedri punya peluang meraih Ballon d’Or. Paling tidak, dia bisa masuk dalam peringkat tiga besar.

5. Mohamed Salah

Posisi: Penyerang
Klub asal: Liverpool
Usia: 32 tahun
Gelar: Premier League

Meskipun usianya terus bertambah, ketajaman Salah di lini depan Liverpool tidak pudar. Salah kini memimpin daftar pencetak gol terbanyak Premier League, dengan 28 gol.

Gelar Primer League yang diraih Liverpool tentu akan menjadi modal penting dalam persaingan Ballon d’Or. Selain itu, performa individu Salah juga menjadi faktor kunci.

4. Gianluigi Donnarumma

Posisi: Kiper
Klub asal: PSG2
Usia: 26 tahun
Gelar: Ligue 1, Trophee des Champions

Performa solid Donnarumma di bawah mistar gawang PSG menjadikannya sebagai kandidat kuat peraih Ballon d’Or 2025. Secara khusus, dia tampil sangat menentukan di Liga Champions.

Jika ia mampu membawa PSG meraih gelar-gelar penting, termasuk Liga Champions, bukan tidak mungkin ia akan menjadi kandidat kuat peraih Ballon d’Or. Namun, sangat jarang ada kiper yang meraih Ballon d’Or.

3. Raphinha

Posisi: Penyerang
Klub asal: Barcelona
Usia: 28 tahun
Gelar: Copa del Rey, Supercopa de Espana

Sejak kedatangan Hansi Flick, Raphinha menunjukkan performa yang luar biasa. Torehan gol dan assist-nya yang tinggi di La Liga dan Liga Champions menjadikannya pemain kunci Barcelona.

Konsistensi dan trofi yang diraih Barcelona akan sangat memengaruhi peluangnya. Raphinha sudah bikin 37 gol dan 25 assist. Nah, dengan trofi La Liga, Raphinha punya peluang besar meraih Ballon d’Or.

2. Lamine Yamal

Posisi: Penyerang
Klub asal: Barcelona
Usia: 17 tahun
Gelar: Copa del Rey, Supercopa de Espana

Di usianya yang baru 17 tahun, Yamal telah menjelma menjadi sensasi di Barcelona. Dengan kecepatan, dribbling memukau, serta kontribusi gol dan assist yang signifikan, ia jadi salah satu kandidat peraih gelar Ballon d’Or.

Jika terus menunjukkan perkembangan pesat, bukan tidak mungkin ia akan menjadi pemenang Ballon d’Or termuda sepanjang sejarah. Jika tidak tahun ini, Yamal masih punya banyak kesempatan meraih Ballon d’Or.

1. Ousmane Dembele

Posisi: Penyerang
Klub asal: PSG
Usia: 27 tahun
Gelar: Ligue 1, Trophee des Champions

Winger eksplosif milik PSG ini tampil memukau sepanjang musim. Dengan torehan gol dan assist yang signifikan di Ligue 1 dan Liga Champions, Dembele menjelma menjadi salah satu pemain paling berbahaya di Eropa.

Jika ia mampu membawa PSG meraih gelar Liga Champions perdana mereka, peluangnya meraih Ballon d’Or akan semakin besar. Dembele sejauh ini sudah mencetak 35 gol dan 12 assist.

Untuk Nonton Live Streaming Bola Bisa Langsung Ke PUSAT SCORE

post

3 Pemain Ipswich Town Incaran Klub Premier League

PUSATSCORE , Ipswich Town resmi terdegradasi dari English Premier League 2024/2025. Setelah promosi dengan susah payah pada musim sebelumnya, klub berjuluk The Tractor Boys ini tak bisa bertahan lama. Ipswich hanya semusim di kasta teratas Liga Inggris dan harus kembali turun.

Kendati kesulitan bersaing di Premier League hingga berujung degradasi, ini tak membuat kiprah Ipswich dilupakan begitu saja. Terutama performa individu dari beberapa pemainyang mampu mencuri perhatian di sepanjang musim. Ini membuat potensi mereka direkrut klub-klub Premier League sangat mungkin terjadi pada musim panas 2025 mendatang. 

Setidaknya, ada tiga pemain Ipswich Town yang tampil konsisten dan berpotensi jadi buruan klub-klub Premier League pada musim panas 2025 mendatang. Siapa saja mereka?

1. Liam Delap mulai dipantau banyak klub setelah tampil tajam di lini serangan Ipswich

Liam Delap menjadi pemain paling menonjol di Ipswich Town pada 2024/2025. Datang pada musim panas 2024 lalu, ia berkembang sebagai salah satu striker tajam. Per 5 Mei 2025, ia telah menghasilkan 12 gol dan 2 assist dari 34 pertandingan Premier League. 

Dengan usia yang masih 22 tahun, tak heran Delap bakal diperebutkan. Terlebih lagi, Ipswich memasang klausul khusus dalam kontraknya. Klub-klub peminat bisa menebusnya senilai 30 juta pound sterling atau Rp674 miliar jika Ipswich terdegradasi. Dengan kepastian Ipswich yang turun kasta dari Premier League, sejumlah klub mulai bergerak untuk mengamankan jasanya.

Klub-klub Premier League yang mengincar Delap adalah Arsenal, Chelsea, Everton, Newcastle United hingga Manchester United. Tak hanya itu, klub-klub luar Inggris juga ikut menginginkan jasanya, seperti Bayern Munich, Juventus, AC Milan, Borussia Dortmund, hingga Bayer Leverkusen. Ini membuatnya bakal menjadi komoditas mengingat harga murahnya tersebut. 

2. Omari Hutchinson diperebutkan berkat sosoknya sebagai gelandang muda kreatif

Omari Hutchinson tengah dipantau sejumlah klub jelang berakhirnya musim 2024/2025. Pemain berusia 21 tahun ini diincar banyak klub berkat potensinya sebagai talenta muda. Ini tidak terlepas dari konsistensinya bersama Ipswich Town. Gelandang asal Inggris ini telah berkontribusi 2 gol dan 3 assist dari 28 pertandingan Premier League.

Sejauh ini, Aston Villa dan West Ham United dilaporkan berminat merekrutnya pada musim panas 2025 mendatang. Kedua klub tersebut perlu menambah sosok kreatif demi bisa bersaing musim depan. Ipswich sendiri memasang harga senilai 35 juta pound sterling atau Rp764 miliar. Harga ini terbilang masih murah bagi pemain seusianya dengan potensi seperti dirinya.

Selain kedua klub tersebut, ada Leeds United dan Burnley yang juga terlibat dalam perburuan Hutchinson. Keduanya merupakan klub promosi yang akan mentas di Premier League 2025/2026. Kehadiran Hutchinson dinilai bisa membantu klub kompetitif. Terlebih lagi, ia meruapakan salah satu pemain muda dengan pengalaman mentas di Premier League. 

3. Leif Davis tengah diminati sejumlah klub setelah tampil konsisten sebagai bek kiri Ipswich

Leif Davis berpotensi besar bisa tetap bermain di Premier League pada 2025/2026. Meski Ipswich Town degradasi, kualitasnya sebagai bek kiri membuat dirinya menjadi buruan. Ketika mengantarkan Ipswich promosi, ia mampu menghasilkan 2 gol dan 21 assist dari 34 laga di EFL Championship 2023/2024. Angka itu jelas fantastis bagi seorang pemain belakang. 

Kontribusinya memang menurun drastis ketika Ipswich berlaga di Premier League. Davis hanya bisa membuat 1 gol dan 3 assist dari 31 laga. Namun, ia tetap menjadi salah satu pemain yang konsisten walau gagal menghindarkan tim dari degradasi. Dengan pengalaman dan kualitasnya, pemain berusia 25 tahun ini bakal menjadi incaran sejumlah klub pada musim panas 2025.

Sejauh ini, beberapa klub seperti Arsenal, Nottingham Forest, dan Newcastle United, tengah mengincarnya. Namun, pemain asal Inggris ini masih terikat kontrak bersama Ipswich hingga 2028. Ini membuat harganya bisa naik turun pada musim panas 2025. Ipswich belum memasang banderol, tetapi nilai pasarnya saat ini 21 juta pound sterling atau Rp458 miliar. 

Tiga pemain di atas menjadi sosok potensial yang bakal dilego Ipswich. Dengan kualitas mereka, rasanya sangat disayangkan jika harus bermain di kasta kedua. Tak hanya dari peserta Premier League yang tengah mengincar mereka, sejumlah klub luar Inggris juga ikut memantau. Menarik bakal berlabuh ke klub mana para pemain di atas pada musim baru nanti.

post

Carlo Ancelotti Tangani Timnas Brasil, Cetak Rekor

PUSATSCORE – Saga Carlo Ancelotti bersama Real Madrid dan Brasil akhirnya selesai. Ancelotti dipastikan menjadi pelatih Brasil terhitung sejak 26 Mei 2025 mendatang.

Duel antara versus Real Sociedad di Santiago Bernabeu pada 25 Mei 2026 pun akan menjadi hari terakhirnya bersama Madrid. Dengan begitu, Don Carletto tak memiliki masa jeda buat istirahat karena langsung bekerja bersama Brasil.

1. Ancelotti cetak rekor

Penunjukkan Ancelotti oleh CBF sebenarnya mencatatkan sebuah rekor. Dia merupakan pelatih asing pertama yang menangani Seleccao sepanjang sejarah tim nasional.

Laga pertama Ancelotti nantinya terjadi pada 6 Juni 2025 saat melawan Ekuador di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona CONMEBOL.

“Merekrut Ancelotti untuk memimpin Brasil lebih dari langkah strategis. Ini adalah pernyataan kepada dunia, kami ingin mengambil alih kembali prestasi tertinggi. Dia pelatih terhebat sepanjang sejarah dan sekarang menangani Timnas terbaik di planet ini. Bersama-sama, kami akan menulis lembaran baru dalam sepak bola Brasil,” ujar Presiden CBF, Ednaldo Rodrigues, dilansir situs resmi federasi.

2. Sempat ada drama

Brasil sebenarnya tak mudah mendapatkan Ancelotti. Manajemen Los Blancos sempat memblok kepindahannya karena belum mendapatkan pengganti yang definitif.

Hingga akhirnya, Madrid mendapat kepastian dari Xabi Alonso yang mau meninggalkan Bayer Leverkusen untuk bermarkas di Santiago Bernabeu musim depan.

3. Brasil butuh Ancelotti

Kehadiran Ancelotti memang sangat dibutuhkan oleh Brasil. Sebab, mereka baru saja memecat pelatih Dorival Junior yang gagal mengangkat performa Vinicius Junior dan kawan-kawan.

Kekalahan telak Brasil dari Argentina dan sulitnya bersaing dalam klasemen Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona CONMEBOL, membuat CBF merasa harus melakukan pergantian dalam kursi pelatih.

post

Van Dijk: Kepergian Alexander-Arnold Tak Akan Rusak Pesta Liverpool

PUSAT BOLA – Liverpool akan merayakan gelar juara Premier League musim ini dengan nuansa kehilangan. Trent Alexander-Arnold, anak yang gabung sejak usia 6 tahun, pergi.
Trent Alexander-Arnold telah mengumumkan kepergiannya dari Liverpool sejak Senin (5/5/2025) pekan lalu. Pemain 26 tahun itu hengkang bertepatan habisnya masa kontrak.

Ia belum mengungkapkan hendak ke mana, tapi rumor sudah sangat kuat bahwa Real Madrid akan jadi tujuannya. Kepergian Alexander-Arnold ini, anak asli kota Liverpool, cukup merusak nuansa jelang selebrasi juara Liverpool pada 25 Mei mendatang.

Pada laga kontra Arsenal yang berakhir 2-2 di Anfield, Miggu (11/5) kemarin, ia mendapatkan sorakan dari sejumlah suporter. Ada kekhawatiran isu ini malah mengaburkan pesta nanti.

“Rasanya tidak. Tidak perlu begitu. Ada banyak pemain lain yang juga berhak akan hari yang menakjubkan,” kata Kapten Liverpool Virgil van Dijk.

“Kami ingin memenangi dua pertandingan lagi dan setelah bunyi terakhir peluit, termasuk dia, mengangkat trofi dan merayakan dengan cara yang belum pernah kami lakukan sebelumnya,” imbuh bek tengah itu dikutip BBC.

post

Amorim Malah Galau MU Punya Kans Main di Liga Champions

PUSAT BOLA – Manchester United punya satu kesempatan menyelamatkan musimnya: juara Liga Europa dan main di Liga Champions. Tapi itu malah bikin Ruben Amorim galau.
MU menjalani musim terburuknya di Premier League setelah dipastikan finis di luar 10 besar. Menempati posisi 16 klasemen sementara, Setan Merah mentok cuma bisa naik ke posisi 13, itupun dengan syarat memenangi dua laga tersisa.

Terakhir kali mereka finis di luar 10 besar Liga Inggris adalah pada musim 1989/1990, yakni kala berakhir di urutan 13. Finis di bawah itu juga akan menandai posisi terendah baru sejak finis di posisi 21 pada Liga Inggris 1973/1974, kala mereka degradasi.

Catatan positifnya adalah MU sudah dipastikan aman dari degradasi dan masih punya kesempatan untuk sedikit menyelamatkan musim. MU akan tampil di final Liga Europa melawan sesama tim Inggris, Tottenham Hotspur, pada Kamis (22/5) mendatang.

Partai ini bahkan berarti lebih dari sekadar menyelamatkan musim dan mengangkat trofi. Ada urgensi untuk lolos Liga Champions karena kucuran uang yang besar dari tampil di sana, mengingat keuangan MU sedang seret.

Itu dari segi finansial. Rupanya dari segi teknis, Manajer MU Ruben Amorim malah punya masalah. Ia menyadari timnya akan sulit kompetitif di Premier League dan Liga Champions sekaligus, sebab komposisi skuadnya butuh banyak pembenahan.

Banyak pembenahan berarti juga butuh waktu. Sementara waktu sendiri merupakan hal yang amat mahal harganya di klub sebesar MU.

“Final itu sejauh ini adalah masalah terkecil di klub kami. Kami perlu mengubah sesuatu dan itu jauh lebih dalam daripada urusan final ini,” kata Amorim dikutip BBC.

“Bermain di Premier League dan Liga Champions buat kami itu seperti bulan jauhnya. Kami perlu mengetahui itu.”

“Saya tak khawatir dengan final. Mereka akan fokus, tapi saya tak tahu mana yang terbaik apakah main di Liga Champions atau tidak,” imbuhnya.

post

Carlo Ancelotti Cetak Sejarah: Pelatih Asing Pertama Timnas Brasil dalam 60 Tahun

PusatBola – Carlo Ancelotti resmi ditunjuk sebagai pelatih kepala Timnas Brasil, menjadikannya pelatih asing pertama yang memimpin Selecao sejak Filpo Nunez pada 1965. Pelatih asal Italia ini akan mulai bertugas pada 26 Mei 2025, setelah menyelesaikan musim bersama Real Madrid.

Langkah Bersejarah untuk Selecao
Penunjukan Ancelotti oleh Konfederasi Sepak Bola Brasil (CBF) menandai perubahan besar dalam sejarah sepak bola Brasil. Presiden CBF, Ednaldo Rodrigues, menyatakan bahwa kehadiran Ancelotti adalah langkah strategis untuk mengembalikan dominasi Brasil di kancah sepak bola dunia.

Debut dan Tantangan Awal
Ancelotti dijadwalkan memulai debutnya bersama Brasil pada 6 Juni 2025 melawan Ekuador dalam pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026, diikuti oleh laga melawan Paraguay pada 10 Juni.

Rekam Jejak Gemilang
Ancelotti dikenal sebagai salah satu pelatih paling sukses di dunia, dengan catatan 15 trofi bersama Real Madrid, termasuk tiga Liga Champions, dua La Liga, dan dua Copa del Rey.

Harapan Baru untuk Timnas Brasil
Dengan pengalaman dan rekam jejaknya, Ancelotti diharapkan dapat membawa Brasil kembali ke puncak kejayaan sepak bola dunia, terutama dalam persiapan menuju Piala Dunia 2026.

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi PusatBola.

post

Mantap! Jay Idzes Bantu Venezia Sikat Timnya David De Gea & Keluar dari Zona Degradasi

PUSAT SCORE – Bek Timnas IndonesiaJay Idzes, membantu Venezia mengalahkan Fiorentina di laga pekan ke-36 Serie A 2024/2025, Selasa (13/05/2025) dini hari WIB.

Duel Venezia vs Fiorentina ini dilangsungkan di Pier Luigi Penzo Stadium. Meski menang, laga ini berjalan berat bagi sang tuan rumah.

Fiorentina mendominasi penguasaan bola hingga 66 persen. Namun serangan demi serangan mereka bisa ditangkal oleh Idzes dkk.

Kemenangan ini sendiri sangat berarti bagi Venezia. Sebab mereka kini mengemas 29 poin, naik ke peringkat 17 klasemen sementara Liga Italia 2024/2025 dan keluar dari zona degradasi.

Duel Venezia vs Fiorentina

Di babak pertama, laga berjalan intens. Banyak pelanggaran yang terjadi sehingga wasit sering meniup peluit tanda terjadinya pelanggaran.

Peluang pertama muncul pada menit ke-10 dari Venezia. Ellertsson melepas tembakan kaki kiri dari sisi kiri gawang usai mendapat operan dari Idzes. Namun bola masih bisa dihalau David de Gea.

Setelah itu pada menit ke-27 Fiorentina balas mengancam dari sepakan Fagioli. Namun peluang itu bisa digagalkan kiper Venezia.

Akhirnya laga babak pertama berakhir tanpa gol. Di babak kedua, barulah ada gol tercipta.

Pada menit ke-60, Venezia menjebol gawang Fiorentina. Fali Cande mengoyak gawang De Gea dengan tendangan kaki kanannya dari dalam kotak penalti. 1-0!

Fiorentina mengganti taktiknya agar bisa menyamakan skor. Namun mereka malah kebobolan lagi pada menit ke-68. Gaetano Oristanio menjebol gawang De Gea, usai mendapat umpan dari Zerbin. 2-0!

Menit ke-77 Fiorentina bisa memperkecil ketertinggalannya. Rolando Mandragora mencetak gol dengan tendangan kaki kirinya dari dalam kotak penalti, menyambut assist Yacine Adli. 2-1!

Fiorentina kemudian terus mencoba menggedor pertahanan Venezia. Namun Idzes dkk bisa bertahan dengan solid sehingga skor 2-1 bertahan sampai akhir.

Penampilan Jay Idzes

Jay Idzes, seperti biasa, tampil sebagai starter. Ia juga masih tetap dipercaya sebagai kapten Venezia.

Penampilannya tak terlalu buruk tapi juga tak terlalu bagus. Laman Fotmob memberikannya rating 6.8.

Ia kalah dari Fali Cande, yang mendapat rating 7.9. Hal ini bisa dimaklumi karena Cande ikut mencetak gol ke gawang Fiorentina.

Namun penampilan Idzes masih lebih baik dari Schingtienne. Sang kolega mendapat rating 6.7.

Statistik Bang Jay

Laman Fotmob mencatat Jay Idzes melepas 39 operan di sepanjang pertandingan. 33 di antaranya sampai ke sasaran.

Idzes juga mengkreasikan satu peluang untuk skuad Venezia. 11 umpan panjang dilepaskannya dan lima di antaranya sampai ke sasaran.

Dua sapuan dicatatkan Idzes di pertandingan ini. Ia juga melakukan lima ball recoveries.

Empat duel perebutan bola juga dilakoni Jay Idzes. Namun hanya satu yang berhasil ia menangkan.

Susunan Pemain

Venezia: Radu, Cande, Jay Idzes, Schingtienne, Ellertsson, Busio, Caviglia, Perez, Zerbin, Yeboah, Oristanio

Pelatih: Eusebio Di Francesco

Fiorentina: De Gea; Pongracic, Mari, Ranieri, Dodo, Fagioli, Mandragora, Gosens, Ndoui, Beltran, Richardson

Pelatih: Raffaele Palladino

Untuk Nonton Live Streaming Bola Bisa Langsung Ke PUSAT SCORE

post

Carlo Ancelotti jadi Pelatih Baru Timnas Brasil

PUSAT SCORE – Federasi Sepak Bola Brasil (CBF) memberi keterangan resmi soal kesepakatan dengan Carlo Ancelotti. Pria asal Italia itu akan jadi pelatih baru untuk Vinicius Junior dan kolega.

Timnas Brasil berada dalam situasi yang pelik dalam dua tahun terakhir. Brasil telah mendepak Dorival Junior dari kursi pelatih setelah menelan kekalahan dengan skor 1-4 dari Argentina beberapa waktu lalu.

Ada beberapa nama yang diharapkan CBF untuk jadi pelatih baru. Namun, pilihan utama mereka adalah Carlo Ancelotti. Bahkan, pendekatan sudah dilakukan jauh hari. Namun, kubu Ancelotti memilih bertahan di Madrid.

Ancelotti baru saja berpisah dengan Real Madrid, setelah kalah 3-4 dari Barcelona. Faktor ini memuluskan transisi kepelatihan Brasil dan Ancelotti bakal segera mengambil tugas. Simak ulasannya di bawah ini ya Bolaneters.

Kapan Ancelotti Mulai Bertugas di Timnas Brasil?


Meskipun kehilangan pekerjaan di Real Madrid, Ancelotti tidak akan menganggur. Eks pelatih AC Milan dalam waktu dekat ini akan memulai tugas baru. Dia tak punya waktu liburan setelah perpisahan dengan Real Madrid.

“Ancelotti, legenda permainan ini sebagai manajer tersukses dalam sejarah sepak bola, akan resmi mengambil alih setelah berakhirnya musim La Liga 2024/25, menjelang kualifikasi Piala Dunia FIFA Brasil pada bulan Juni,” tulis CBF.

“Tanggal mulai resminya adalah 26 Mei 2025,” sambung CBF.

Ancelotti punya misi berat di Timnas Brasil. Dia harus membawa Brasil lolos ke Piala Dunia 2026. Jika target itu terwujud, maka tugas berat lain menanti. Ancelotti diharapkan membawa Brasil tak sekadar tampil di Piala Dunia 2026.

Ancelotti: Legenda dengan Rekor Mentereng di Eropa

Penunjukan Carlo Ancelotti sebagai pelatih Brasil merupakan langkah revolusioner bagi sepak bola negara Samba. Pria Italia berusia 65 tahun ini dikenal sebagai salah satu pelatih paling sukses dan dihormati di dunia.

Rekam jejaknya berbicara banyak, dengan meraih gelar juara di berbagai liga top Eropa, termasuk Liga Champions yang telah ia menangkan sebanyak lima kali – sebuah catatan yang bakal sulit ditandingi.

Pengalamannya menangani klub-klub besar seperti AC Milan, Chelsea, Paris Saint-Germain, Real Madrid, dan Bayern Munich, memberikan keyakinan bagi CBF bahwa Ancelotti adalah sosok yang tepat untuk membawa Brasil kembali ke puncak kejayaan sepak bola dunia.

Untuk Nonton Live Streaming Bola Bisa Langsung Ke PUSAT SCORE

post

Syarat Barcelona Jadi Juara Liga Spanyol Pekan Ini

PUSAT BOLA – Kemenangan atas Real Madrid kian memuluskan langkah Barcelona menjadi juara Liga Spanyol musim ini. Tim asuhan Hansi Flick bahkan bisa mengunci gelar paling cepat pada Kamis mendatang.
Barcelona baru saja menundukkan Madrid 4-3 di pekan ke-35 LaLiga musim ini. Bertanding di Estadi Olímpic Lluís Companys, Minggu (11/5/2025) dua gol Kylian Mbappe di 15 menit awal sempat membuat publik tuan rumah terkejut.

Namun Barcelona berhasil mencetak empat gol melalui Eric Garcia, Lamine Yamal, dan brace Raphinha untuk mengubah skor menjadi 4-2 di paruh pertama. Usai turun minum, Madrid hanya mampu menambah satu gol lewat Mbappe di menit ke-70.

Hasil tersebut membuat Barcelona kini duduk di puncak klasemen sementara dengan 82 poin, unggul tujuh poin dari Madrid yang berada di urutan kedua. Dengan tiga laga sisa, hampir mustahil posisi kedua tim berubah.

Secara matematis, Barcelona hanya perlu tambahan satu kemenangan lagi untuk menyegel titel liga musim ini. Selanjutnya mereka akan bertemu rival sekota Espanyol pada Jumat (16/5) pukul 02.30 WIB. Di atas kertas, harusnya tiga poin tak sulit mereka raih.

Namun mereka juga bisa memastikan diri menjadi juara sehari lebih cepat jika Madrid seri atau kalah dari Real Mallorca pada Kamis (15/5) pukul 02.00 WIB. Dua hasil itu wajib dihindari El Real demi memperpanjang asa.

Jika kalah, selisih tujuh poin takkan bisa dikejar Madrid di dua laga sisa. Sedangkan jika seri, Madrid masih berpeluang menyamai poin Barcelona di klasemen akhir, namun dalam kondisi tersebut Madrid dipastikan kalah head-to-head karena Barca berhasil mengalahkan Madrid dua kali di liga musim ini.

Sehingga jika koleksi poin Madrid dan Barca sama pada akhir musim, maka bisa dipastikan Barca-lah yang akan keluar sebagai juara.

post

Klasemen Liga Italia: Napoli dan Inter Kini Cuma Selisih 1 Poin

PUSAT BOLA – Persaingan menuju Scudetto makin ketat di dua pekan terakhir Serie A 2024/2025. Sebab Napoli kini cuma unggul satu poin dari Inter Milan.
Situasi ini tercipta setelah laga-laga yang melibatkan kedua raksasa itu selesai, Senin (12/5/2025) dini hari WIB. Inter lebih dulu bertanding saat melawat ke Olimpico Turin, Minggu (11/5) malam WIB, menghadapi Torino.

Meski tampil tanpa sejumlah penggawa intinya yang cedera, Inter terlalu tangguh untuk Torino dan membawa pulang kemenangan 2-0, lewat gol-gol Nicola Zalewski dan penalti Kristjan Asslani di masing-masing babak.

Hasil itu membuat Inter sempat menyamai perolehan 77 poin milik Napoli. Il Partenopei di puncak rupanya tidak bisa memaksimalkan partai kandang kontra Genoa beberapa jam setelahnya.

Meski dua kali unggul lewat Romelu Lukaku dan Giacomo Raspadori di masing-masing babak, Genoa berhasil menyamakan skor 2-2 berkat gol bunuh diri Alex Meret dan Johan Vasquez.

Skor tidak berubah sehingga Napoli cuma bisa menambah satu angka ke 78 poin dari 36 laga. Dengan hanya selisih satu poin, persaingan Napoli dan Inter berebut Scudetto makin panas di sisa dua laga.

Inter pekan depan akan menjamu Lazio, yang masih butuh finis empat besar, di Giuseppe Meazza, Minggu (18/2) malam WIB. Sementara di saat bersamaan, Napoli melawat ke markas Parma di Ennio Tardini.

Siapa bakal tersenyum pekan depan? Kita nantikan saja.